Pemko Dumai Persiapkan Status Akreditasi Seluruh Puskesmas

0
268
faisal
Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, Paisal

Dumai,kompasriau.com –  Dinas Kesehatan kota Dumai kini tengah mempersiapkan status akreditasi untuk semua   Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) agar fasilitas pelayanan memenuhi standar yang ditetapkan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, Paisal, kepada sejumlah awak media, Rabu (16/12/15) mengatakan bahwa semua Puskesmas sekarang ini tengah dipersiapkan menuju terakreditasi sebagai suatu kewajiban atas fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.

Pihaknya sejauh ini terus melaksanakan berbagai langkah guna terwujudnya akreditasi Puskesmas tersebut, seperti kaji banding ke Puskesmas Selomerto Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, bersama DPRD Dumai beberapa waktu lalu.

“Hasil studi banding ini langkah awal untuk mengenal, menyusun perencanaan dan persiapan menuju Puskesmas terakreditasi untuk dilaksanakan di Kota Dumai. Semua itu tentunya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Dari kegiatan studi banding ini disepakati Dinas Kesehatan Kota Dumai bersama Puskesmas harus segera melakukan berbagai langkah dan upaya guna mencapai status terakreditasi, dan DPRD akan mendukung penganggaran yang diperlukan.

Langkah lainnya, kata Paisal, mengadakan sosialisasi program akreditasi tingkat Puskesmas kepada semua “stake holder” terkait, seperti, kepala Puskesmas dan jajaran, pegawai yang dipilih sebagai tim atau panitia persiapan akreditasi, para kepala bidang dan seksi Dinkes.

Selanjutnya, pelatihan pendamping akreditasi pada 15-27 November 2015 dengan pemateri dari Balai Pelatihan Teknis Petugas Kesehatan (BPTPK) Gombong, Jawa Tengah, dan Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Yogyakarta.

“Peserta pelatihan pendamping akreditasi Kota Dumai dinyatakan lulus dan bersertifikasi, dan dilanjutkan menggelar workshop diseminasi instrumen dan standar Puskesmas. Akreditasi Puskesmas diatur dalam UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan,” jelasnya.

Langkah mewujudkan Puskesmas terakreditasi ini, pungkasnya, membutuhkan usaha keras dan melibatkan berbagai pihak baik internal. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here