R.P Sinaga Berpulang Kerumah Bapa Disorga Janji Turut Berduka Bagaikan Lagu Merdu..?

1
131
IMG-20160109-00732
Mobil BM 8281 TN pengangkut barang-barang Milik Along

Bengkalis-Riau, kompasriau.com.  -“Mana Janjimu hanya dibibir saja, Mana ucapanmu”. Hal itulah mungkin yang biasa dinyanyikan para artis ibu Kota di kaca Televisi”. Janji tinggal Janji, yang penting kami sudah datang..?

Keluarga Marga Sinaga dan Marga Sitompul di Bukit Batem, Dumai sangat kecewa atas tindakan oknum yang mengaku utusan pengurus mobil BM 8281 TN yang menabrak (Alm) Robin Parlindungan Sinaga, saat mengendarai sepeda motor BM 3320 RU di kawasan Jalan Raya Lintas Duri XIII menuju Mandau, tepatnya disekitar disimpang Arjuna.

Pasalnya, salah seorang yang mengaku selaku pengurus mobil bernama Rusli di Pekanbaru berjanji melalui telepon genggamnya, pada tanggal 23 Desember 2015, sekira pukul 21.00 Wib kepada Paman Korban akan memberikan uang duka sebagai turut berduka atas meninggalnya (Alm) Robin Palindungan Sinaga senilai Rp.15 juta rupiah kepada pihak keluarga korban.

“Saudara Rusli melalui telepon genggamnya yang terlebih dulu menawarkan janjinya uang duka turut berduka senilai Rp 15 juta rupiah akan diberikan kepada pihak keluarga korban. Kami tidak pernah dari awal cerita masalah uang duka, “tegas paman korban, T.Sitompul.

Pasalnya, menurut pengakuan saudara Rusli mereka sudah terlebih dulu musyawarah mufakat dengan pihak pemilik dan pengurus mobil tersebut dan akan mengutus pihak pengurus untuk memberikan uang duka ( Ilu manetek) senilai Rp 15 juta rupiah ke rumah korban di Bukit Batrem Dumai.

“Lebih berharga ucapan janji turut berduka dari pada uang Rp 15 juta. Apalagi dana itu untuk biaya makam bere saya Alm Robin Palindungan Sinaga, ”keluhnya T.Sitompul.

Namun, janji manis yang diucapkan saudara Rusli itu menggugah hati paman korban di kota Dumai, kemudian hal itu langsung dimusyawarahkan di dalam acara adat-istiadat masyarakat batak dikediaman korban pada tanggal 23 Desember 2015, sekira pukul 12.00 Wib di Bukit Batrem, Kota Dumai.

Bagaikan Lagu, ”janji manis itu hanya dibibir sajalah”, namun turut berduka yang dilontarkan utusan pengurus mobil tersebut masih teringat ditelinganya paman korban dan marga sinaga dan marga Sitompul di Dumai.

“Karena janji si Rusli itu langsung saya sampaikan dan didengar seluruh keluarga Marga Sinaga dan Marga Sitompul, tapi hingga saat ini, janji turut berduka itu tidak pernah terwujud. Bahkan saya kecewa kepada Pak Rusli yang melontarkan janji  turut berduka itu,”keluh paman korban.

”Kami tidak pernah meminta uang kepada pemilik mobil, tapi mereka melalui pengurusnya saudara Rusli berjanji menawarkan turut berduka senilai Rp 15 juta,”terang T.Sitompul kepada sejumlah wartawan diruang kantornya, Selasa (12/1). Di Jl.Jend.Sudirman No.229 Lt II, Kota Dumai.

Ironisnya, hingga saat ini oknum yang memilik mobil benama Along yang menabrak Robin Palindungan Sinaga di kawasan Duri XIII, justru tidak sedikitpun mengucapkan sepatah kata turut berduka atas meninggalnya (Alm) Robin Parlindungan Sinaga”. Luar bisa oknum pengusaha benama Along. Rupanya “orang hebatnya Dia di Riau”..?

Ironis, oknum pengusaha pemilik mobil bernama Along bagaikan orang hebat, tidak pernah mau untuk mengangkat telepon genggamnya orang tua korban meninggal Dunai Robin Parlindungan Sinaga.

“Anehnya, 3 (tiga) orang yang mengaku utusan pengurus mobil BM 8281 TM itu dari Duri datang ke rumah orang tua korban belum lama ini, membuat duka sangat mendalam terhadap keluarga korban. Sebab, berbeda dengan ucapan janji yang diucapkan oleh pengurus Rusli sebelumnya.

“Terus terang saya sangat kecewa mendengar ucapan utusan pemilik mobil itu. Masak janji yang diucapkan kepada Marga Sitompul dan Marga Sinaga tidak pernah diingatnya. “Anehnya utusan pemilik mobil itu tidak tahu kronologis peristiwa laka lantas tersebut. Kata-kata itu yang membuat kami sangat kecewa marga Sinaga dan marga Sitompul di Dumai,”keluh M.Sinaga mantan ketua Marga Sinaga Se-kota Dumai.

Lanjutnya, kalaupun tidak ada ucapan turut berduka dari pihak pemilik mobil tersebut, tentu mereka (pihak pemilik mobil) jangan semaunya ngomong untuk mengucapkan kata-kata atau janji yang sangat menyedihkan hati pihak keluarga korban. ”Marga Sinaga dan Marga Sitompul di Dumai saat ini masih berduka, tapi dengan adanya oknum yang tidak betanggungjawab yang berjanji turut berduka atas meninggalnya Robin Parlindungan Sinaga, tentu membuat Ibu korban menangis histeris, “keluh M.Sinaga.

“Saya sudah katakan kepada utusan pemilik mobil itu, bahwa marga Sinaga di Dumai tidak pernah menyusahkan pemilik mobil. Lagi pula kami tidak pernah mencari-cari kesalahan si sopir itu,”tegas M.Sinaga.

Namun, mereka utusan pemilik mobil melontarkan kata tak sedap di dengar telinga Ibu  korban, bahwa korbanlah yang bersalah. Tentu hal itu tidak perlu dibiacarakan lagi. Hanya ucapan turut berduka yang paling mendalam dan tulus yang perlu mereka ucapkan, ”tegas M.Sinaga kepada kompasriau.com.

Menurutnya, bahwa pada tanggal 22 Desember 2015, sekira pukul 4 pagi, (Alm) Robin Palindungan Sinaga, akhirnya berpulang kerumah Bapa Di Surga, yang mengendarai sepeda motor BM 3320 RU menabrak mobil warna putih BM 8281 TN pengangkut barang-barang, tepatnya dikawasan jalan raya lintas Duri XIII, sekira disimpang Arjuna , mobil itu dikabarkan milik pengusaha bernama Along warga yang berdomisili di Pekanbaru.

Sejauh ini, wartawan kompasriau.com belum berhasil konfirmasi kepada pihak kepolisian Sektor Duri XIII, guna minta keterangan terkait kronologis laka lantas tersebut. Kompasriau.com akan upayakan mencari fakta-fakta hukum yang melihat peristiwa meninggalnya (Alm) Robin Parlindungan Sinaga itu dikawasan Duri XIII. (red).

1 COMMENT

  1. saya selaku adek korban, Sangat terpukul dengan semua ini. SAYA percaya Tuhan tidak tidur ,hari ini Tuhan masih selalu mengujih kami. tapi nanti dibalik duka ini ada rencana indah yang Tuhan sediakan.
    buat kamu sebagi tersangat . kAMI MEMANG BUKAN ORANG KAYA, kami memang hukum negara bisa dibeli dengan UANG, Tapi kami punya TUHAN, apa yang kamu perbuat tidak akan tenang dimasa kebebasan mu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here