H Khadijah Akui Ada Mengalihkan Dana Bansos Ke Yayasan TK Cik Puan

0
154
bansos1
DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN PEJABAT PENGELOLA KEUANGAN DAERAH (DPA-PPKD) TAHUN ANGGARAN 2013

DURI,kompasriau.com  -Seperti yang disampaikan media online kompasriau.com ini,Sabtu ( 23/01 ) kemarin.Bahwa sejumlah elemen masyarakat Bengkalis mulai meragukan masalah kejujuran oknum oknum PA-PPKD ( Pelaksana Anggaran-Pejabat Pengelola Keuangan Daerah ) Kabupaten Bengkalis.

Dalam hal ini menurut warga Bengkalis, termasuk menyangkut kejujuran pihak Pejabat Kabupaten Bengkalis,didalam mengelola anggaran dana APBD ( Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ) tahun 2013,khususnya mengenai anggaran dana BANSOS TA 2013,yang diajukan atau dianggarkan oleh pihak Pejabat Bengkalis,melalaui SKPD ( Satuan Kerja Perangkat Daerah ) Kesra/ Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis Ke Yayasan Al-Khadijah Duri.

Dimana kucuran dana BANSOS seperti yang tertuang dalam kode rekening 51405002 Dokumen Pelaksanaan Anggaran-Pejabat Pengelola Keuangan Daerah ( DPA-PPKD ) Tahun Anggaran 2013,sangat jelas disebutkan Rp 600 Juta bantuan untuk Kelompok Yayasan Al-Khadijah SD SwastaCik Puan,Desa Sibangar (Mandau ) dan Rp 1.000,000,000 ( Satu Miliar ) untuk bantuan Yayasan Al-Khadijah Duri.

Anehnya,walau dalam DPA-PPK Tahun Anggaran 2013 Kabupaten Bengkalis itu sangat jelas diuraikan peruntukan dana sebesar 1,6 ( Satu Miliar Enam Ratus Ribu ) itu.Namun tak seorang pun warga sekitar,mengetahui adanya pembangunan fasilitas sarana penunjang belajar di kedua tempat Yayasan tersebut.

Dengan demikian,timbul kesan kalau peruntukan dana seperti yang tertera DPA-PPKD Bengkalis 2013 itu,hanya berupa laporan ” piktif “.Adanya dugaan laporan “fiktif“ itu diperkuat,dengan,hasil investisigasi tim kompasriau.com,Sabtu ( 23/01 ).

Yang menyebutkan,tidak adanya penambahan bangunan untuk sarana proses belajar mengajar di kedua tempat Yayasan Al-Khadijiah Duri Kabupaten Bengkalis-Riau pada tahun 2013 silam.

Juga diperkuat dengan komentar warga yang berdominisili disekitar Yayasan Paud,TK,KB,TPA AL-Khadijiah ,Jalan Sultan Syarif Khasim Desa Simpang Padang Duri,Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis yang menyebutkan

“Setahu saya,sejak tahun 2013 sampai sekarang.Disini tak pernah ada pembangunan di Yayasan AL-Khadijiah ini,” Ungkap warga sekitar Yayasan AL-Khadijiah Duri ( Mandau ) berinitial R,kepada kompasriau.com,Sabtu ( 23/01 )

Sementara,H Khadijiah,selaku orang atau oknum yang disebut sebut sebagai,pemilik,pengelola dan penanggungjawab kedua Yayasan Al-Khadijah Duri pada tahun 2013.Saat dikonfirmasi terkait kebenaran adanya kucuran dana BANSOS dari APBD Bengkalis Tahun Anggaran 2013,yang diperuntukan untuk pembanguan beberapa sarana dan prasarana Yayasan Al-Khadijah Duri ( Mandau ).Selaku pengelola dan penanggungjawab Yayasan Al-Khadijah Duri tahun 2013.Dia justru berbicara seolah olah tak bersalah.

Dalam hal ini termasuk mengalihkan sebahagian besar dana Bansos yang dikucurkan tahun 2013,dari Yayasan Al-Khadijah,Jalan Sultan Syarif Khasim, ke Cabang Yayasan TK Cik Puan Al-Khadijah yang terletak di daerah Puncak,Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis ( Riau ).

“Benar,tahun 2013,Yayasan Al-Khadijah yang beralamat di Jalan Sultan Syarif Khasim Duri, memang ada menerima kucuran dana Bansos sebesar 1 Miliar.Dan dana itu telah kami pergunakan sebahagian besar ke Yayasan TK Cik Puan Al-Khadijah yang terletak di Simpang Puncak.”Ungkap H Khadijah,menjawab kompasriau.com via telepon selulernya,Minggu ( 24/01 )

Berbeda dengan,Jekson Manalu,saat dikonfirmasi terkait kucuran dana BANSOS ke Yayasan Al-Khadijah Duri.Dia justru,mengecam adanya indikasi penyalagunaan dana BANSOS di Yayasan Al-Khadijah.

”Bila,mengacu kepada isi DPA-PPKD TA 2013,yang menyebutkan adanya pengganggaran dana sebesar 1.6 Miliar untuk kedua Yayasan tersebut.Dan adanya pengakuan dari H Khadijah,yang menyebutkan,pengalihan sebahagian besar dana ke Yayasan Cabang.Dana itu berarti sudah pasti masuk kerekening Yayasan atau pemiliknya.”Ujar salah seorang pengurus LSM Penjara itu menjawab kompasriau.com

Namun,menurut Jekson,dana tersebut,belum tentu,seluruhnya dipergunakan untuk membangun pasilitas proses belajar mengajar di kedua Yayasan Al-Khadijah.Hal tersbut menurut Jekson dapat dilihat dari keterangan nara sumber dilapangan dan keadaan kondisi Yayasan Al-Khaidah saat ini.

“Intinya, sebagai wartawan dan LSM,kita pantas untuk mempertanyakan kucuran dana BANSOS ke kedua Yayasan itu.Karena,dalam permasalahan ini,ada saya lihat semacam permainan tak sehat.”Ujar,Jekson mengakhiri.Seraya menyarankan tim kompasriau,com untuk turun ke Bengkalis.Guna mempertanyakan masalah dana BANSOS ini kepihak terkait di Bengkalis.

Sejauh ini,tim kompasriau.com belum berhasil menemui dan minta tanggapan dari pihak  berkompeten di Bengkalis.Karena,saat akan dihubungi dan dikonfirmasi terkait dana sebesar 1,6 Miliar,yang dikucurkan ke Yayasan AL-Khadijiah Duri ( Mandau) itu via nomor telepon maupun nomor hand phone kepihak terkait di Bengkalis.Nomor Hand Phone yang berkompeten dalam masalah kucuran dana BANSOS ini,tidak ditemukan.(  tim )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here