Abang Korban: “Hukum Mati Saja”

0
127

Dumai, kompasriau.com– Sidang lanjutan perkara dugaan pembunuhan, dengan terdakwa Indra Gunawan, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Dumai, Kamis (16/6/2016), dengan agenda mendengar keterangan saksi-saksi. Terdakwa Indra Gunawan menundukkan kepala saat proses sidang berlanjut diruang Pengadilan Negeri Kelas I B Dumai.

Dalam agenda sidang menghadirkan 3 orang saksi ini berlangsung selama kurang lebih satu jam. Dimana, sidang yang dimulai sekira pukul 15.30 WIB terlebih dahulu mendengar keterangan saksi Asmara pemilik rumah tempat kejadian perkara (TKP) berlangsung.

Setelah mendengarkan keterangan dari saudara Asmara yang memakan waktu kurang lebih 30 menit itu, kemudian dilanjutkan mendengar keterangan saksi dari tetangga terdakwa.

Dalam keterangan saksi tetangga mengatakan, bahwa dirinya sempat melihat Dalena (korban,red) beberapa kali mendatangi rumah terdakwa. Bahkan sebelum hari kejadian Selasa (16/02) lalu, saksi sempat melihat honda milik korban parkir di rumah terdakwa pada Sabtu (13/02) sekira pukul 09.00 Wib.

Pengamatan kompasriau.com, ditengah berjalannya sidang itu terdengar kalimat “Hukum mati saja” dari bangku pengunjung sidang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kompasriau.com, orang yang melontarkan kalimat tersebut ternyata abang dari korban.

Setelah persidangan selesai, terdakwa kembali dibawa ke ruang tahanan Pengadilan Negeri Dumai dengan kawalan ketat 2 orang personil Polri bersenjata lengkap.

Jaksa penuntut umum(JPU), Andi Bernard Simanjuntak, SH.MH, usai persidangan saat dikonfirmasi mengatakan, saksi yang dihadirkan adalah pemilik rumah atas nama Asmara dan 2 orang tetangganya.

“Untuk keterangan yang disampaikan saksi kita pada hari ini sudah sesuai dengan BAP. Dan untuk sidang selanjutnya kita akan hadirkan saksi dari Padang Sidempuan pada Kamis (23/06), untuk memberi keterangan terkait meninggalnya Ibu dari terdakwa,”ujar Jaksa Penuntut Umum, Andi Bernard Simanjuntak, SH.MH.

Menurut Andi Bernard, untuk tuntutan nantinya akan tetap mengacu pada fakta persidangan dan akan tetap profesional dalam menangani perkara ini.(Red/J.Shng)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here