CPO PT Naga Mas Banjiri Perairan Laut Dumai

0
59

Dumai, kompasriau-Senin (27/6/2016), salah satu tangki timbun milik PT Naga Mas, yang berada dilingkungan PT Pelindo Cabang Dumai, diduga mengalami kebocoran, mengakibatkan Crude Palm Oil (CPO) menyembur tinggi keatas hingga ratusan meter yang menyebabkan perairan laut Dumai tercemar.

Informasi yang dihimpun wartawan kompasriau.com, sebelum crude palm oil (CPO) meluber ke perairan laut disekitar Dermaga Pokala lingkungan PT Pelindo Cabang Dumai, sejumlah warga sempat mengaku mendengar bunyi ledakan dari salah satu tangki perusahaan industri sawit milik PT Naga Mas.

“Ada bunyi ledakan dari lingkungan PT Naga Mas itu. Kami tidak tau kenapa tiba-iba ada bunyi ledakan dari tangki timbun PT Naga Mas itu,”ungkap salah seorang warga Datuk Laksamana Dumai kepada wartawan kompasriau.com, Senin (27/6/2016).

Sedangkan Kepala Seksi Patroli, Penjagaan dan Pengamanan KSOP Dumai Jannes Sinaga akan memanggil perusahaan dan managemen PT Pelindo untuk menelusuri kejadian tumpahan minyak tersebut.

“Informasi ada tangki yang bocor, tapi kita belum dapat keterangan pasti, karena itu penyelidikan akan dimulai dengan mengundang dua belah pihak,”kata Jannes.

Pengamatan wartawan kompasriau.com dilokasi, dermaga Pokala sudah didatangi petugas Syahbandar, managemen PT Pelindo dan sejumlah petugas security.

Selang beberapa jam minyak tumpah ke perairan laut Dumai dan petugas melakukan pembersihan secara manual, PT Pelindo baru akan melaksanakan pemasangan oil bom di sekitar perairan tercemar CPO tersebut.

Padahal kondisi perairan laut Dumai sekitar dermaga Pokala Pelindo saat akan dilaksanakan pemasangan oil bom itu terpantau sudah steril dan genangan minyak hanya bersisa sedikit tergenang diatas permukaan air.

Ketika hal tersebut dikonfirmasi kompasriau.com melalui telepon seluler kepada Humas PT Naga Mas, Ardi, namun hingga berita ini dimuat belum ada tanggapan atau penjelasan terkait tumpahan CPO tersebut.**(Erick)

 

SHARE
Previous article
Next article

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here