Oknum Perwakilan PT Pertamina Terkesan Tak Hiraukan Arahan Kepolisian

0
33

IMG_20160722_143012Dumai, kompasriau.com -Terkait sengketa lahan di Jalan Dumai-Sei Pakning, Jum at ( 22/07/16 ), oknum perwakilan PT Pertamina (Persero) RU II Dumai, terkesan tidak menghiraukan arahan atau anjuran dari Aparat Kepolisian Republik Indonesia.

Adanya dugaan oknum perwakilan PT Pertamina, tidak mengindahkan arahan dari pihak keamanan kepolisian Republik Indonesia, diperkuat dari tindakan dugaan pemaksaan kehendak dari oknum perwakilan PT Pertamina (Persero) RU II Dumai memerintahkan sejumlah operator backhoe melakukan penggalian atau pengerukan dan mengangkut ratusan kubik lebih tanah timbun dari lahan sengketa di daerah Pelintung menuju ke arah Kilang PT Pertamina (Persero) RU II Dumai.

IMG_20160722_143104Anehnya, kendati Kapolres Dumai,AKBP Donald H Ginting SIK MSi, melalui Kapolsek Medang Kampai,AKP A Pardosi, telah memberi arahan untuk berunding para pihak yang bersengketa, namun, pihak PT Pertamina (Persero) RU II Dumai, terkesan bersikukuh untuk melakukan pengerukan dan menggali tanah timbun dari  tanah bersengketa.

“Selaku Kapolsek di Kecamatan Medang Kampai ini, saya mewakili bapak Kapolres Dumai, AKBP Donald H Ginting SIK,MSi, meminta kepada kedua belah pihak yang bersengketa (Ahwa dan Djohan melawan PT Pertamina RU II Dumai), untuk bisa berunding, karena kedua belah pihak sama sama mengklaim, maka kami mohon jangan ada dulu berakitivtas dilahan ini, “tandas Kapolsek Medang Kampai, AKP A. Pardosi.

Mendengar apa yang disampaikan Kapolsek Medang Kampai, AKP A.Pardosi tersebut, Manager Umum PT Pertamina ( Persero ) RU II Dumai, Seno langsung mengatakan bakwa pihaknya akan tetap melakukan aktivitas penggalian tanah dilahan yang disebut Kapolsek Medang Kampai.

“Kami siap berhenti dan tidak melakukan aktivitas penggalian tanah ditempat ini, dengan syarat pak Kapolsek bersedia membuat Surat perintah berhenti secara tertulis, kalau tidak ada secara tertulis, kami akan mulai bekerja,”pungkas Seno, seraya menyuruh anggotanya mengintruksikan operator beko untuk melakukan aktivitas penggalian tanah dilahan sengketa itu

Untuk memuluskan tindakan dugaan pelanggaran hukum yang mereka lakukan, oknum perwakilan PT Pertamina( Persero ) RU II Dumai, diduga sengaja menggerahkan puluhan orang tenaga Sicurity, puluhan orang ormas beratribut FKPPI, dan Satu Pleton prajurit TNI AD dari satuan Den Rudal 004 Bagan Besar dilokasi lahan persengketaan antara Ahwa dan Djohan dengan PT Pertamina RU II Dumai.

Hal tersebut diperkuat adanya pengakuan dari sejumlah personil prajurit TNI AD dan ormas beratribut FKPPI Dumai, yang menyebutkan kalau mereka hadir atas undangan dari oknum petinggi PT Putra Hari Mandiri (kontraktor pemenang tender pengalian tanah timbun dan oknum berkompeten di PT Pertamina ( Persero ) RU II Dumai.

Melihat aktivitas penggalian tanah dilahan kliennya,dua orang Advokat Dumai, Edy Azmi Rozali SH dan Cassarolly Sinaga SH, langsung menyuruh oprator beko milik Ahwa untuk menggali jalan masuk beko dan mobil Dump Truck milik kontraktor PT Pertamina RU II Dumai.

Galian jalan tersebut, menurut Cassarolly dan Edi Azmi,guna mencegah dan menghambat leluasanya beko dan mobil Dump Truck suruhan PT Pertamina ( Persero ) RU II Dumai masuk dan menggali tanah milik klien mereka.

”Ya,beko ini sengaja memang kita hadirkan untuk menghalang-halangi mereka untuk mengambil lahan klien kita,”Ujar Edy Azmi dan Cassarolly seakan bersamaan menjawab wartawan.

Disinggung mengenai langkah dan upaya selanjutnya yang akan mereka lakukan ?.Azmi dan Cassarolly, justru mengaku akan melakukan upaya seperti membuat laporan kembali ke Kapolres Dumai, menyurati Walikota, DPRD II, DPRD I, Gubernur,Kapolda Riau, DPR-RI, Kapolri dan Presiden RI

“Karena mereka tidak mengakui proses hukum dan aparat hukum seperti kepolisian RI, mau tak mau, kami harus kumpulkan massa untuk melakukan unjuk rasa ke kantor Polres, Walikota, DPRD Dumai, DPRD Tk I, Gubernur, Polda Riau, DPR-RI, Polri dan Ke Istana Negara Jakarta.”Kata kedua Advokat itu.

Sementara Kabag Ops Polres Dumai, Kompol Wawan,saat dikonfirmasi terkait aktivitas yang dilakukan pihak PT Pertamina RU II Dumai dilahan bersengketa,Wawan justru berkata, bahwa pihaknya sudah melakukan upaya semaksimal mungkin. Dalam hal ini menurut Kabag Ops Polres Dumai,termasuk menjaga kekondusifan ditempat lahan bermasalah itu.

Berbeda dengan Komandan Distrik Militer (Kodim) 0320,Letkol Hendrik Siagian, saat dikonfirmasi terkait kehadiran sejumlah prajurit TNI AD beratribut satuan Den Rudal 004 dilokasi bersegketa, melalui pesan singkat nomor 0852 2004 xxxx, namun hingga berita ini dimuat, Komandan Distrik Militer (Kodim) 0320,Letkol Hendrik Siagian belum menjawab.**(Erick)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here