Pdt Singkat Tamba: Tak Kenal Maka Tak Sayang

0
187

Dumai,kompasriau.com-Ibadah Raya Hari Minggu Jemaat Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jalan Air Bersih N0:35, Kota Dumai, Minggu (30/10/2016).

Pendeta Singkat Tamba, yang melayani jemaat di Gereja Bethel Indonesia Pinang Sori, diundang oleh Jemaat GBI Air Bersih Dumai, untuk hadir mengikuti acara perayaan Hari Ulang Tahun HUT ke 25 tahun Gereja Bethel Indonesia Jemaat Air Bersih Dumai, yang akan dilaksanakan hari ini pukul 17.00 Wib, bertempat di gedung GBI jalan Air Bersih Dumai.

Dalam ibadah raya minggu pagi, Pendeta Singkat Tamba menyampaikan firman Tuhan dalam Lukas 13 ayat 22-30. Kemudian Yesus berjalan keliling dari kota ke kota dari desa ke desa sambil mengajar dan meneruskan perjalanan-Nya ke Yerusalem.

Dan ada seorang yang berkata kepada-Nya: Tuhan, sedikit sajalah orang yang diselamatkan?” Jawab Yesus kepada orang di situ: “berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat.

Jika tuan rumah telah bangkit dan telah menutup pintu, kamu akan berdiri di luar dan mengetok-ngetok pintu sambil berkata: Tuan, bukakanlah kami pintu! Dan Ia akan menjawab dan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang, enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu sekalian yang melakukan kejahatan!

Disanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi, apabila kamu akan melihat Abraham dan Ishak dan Yakub dan semua nabi di dalam Kerajaan Allah, tetapi kamu sendiri dicampakkan ke luar. Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah.

Dan sesungguhnya ada orang yang terakhir yang akan menjadi orang yang terdahulu dan ada orang yang terdahulu yang menjadi orang yang terakhir.”

“Seperti di ayat 23 berkata, bahwa ada seorang yang berkata kepada Tuhan, “Tuhan, sedikit sajalah orang yang diselamatkan? Kenapa banyak orang tidak diterima masuk di dalam ke dalam Kerajaan Allah.? Karena orang itu tidak di kenal, dan kenapa orang itu tidak di kenal, karena orang itu tidak mau berjuang untuk masuk ke Kerajaan Allah,”terang Pdt Singkat Tamba.

Lanjutnya, seperti tertulis dalam Matius 25 ayat 11-12. Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain itu dan berkata: Tuan, tuan, bukakanlah kami pintu!. Tetapi ia menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu.

“Gadis itu sama-sama diundang, tetapi 5 gadis bijak dan 5 gadis bodoh. Kelima gadis bijak itu adalah gadis yang melakukan firman Tuhan, tetapi lima gadis bodoh itu adalah gadis yang tidak mau melakukan firman Tuhan, sehingga gadis bodoh itu tidak boleh masuk ke dalam Kerajaan Allah, tetapi lima gadis bijak itu boleh masuk ke Kerajaan Allah, karena gadis itu mau berjuang untuk masuk ke Sorga,”terang Pdt Singkat Tamba.

Dikatakan dalam firman Tuhan Matius 25 ayat 30. Dan campakkanlah hamba-hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Disanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.

Begitu juga dalam Matius 25 ayat 41-42.  Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang disebelah kiri-Nya: enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk iblis dan malaikat-malaikatnya. Sebab Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan;  ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; Ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku.

“Sebab ketika orang susah lapar, kamu tidak memberi dia makan. Kalau kita tidak melakukan kepada saudara kita yang paling hina itu, itulah orang yang tidak melakukan firman Tuhan, maka orang itu akan di campakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap, tetapi setiap orang yang memberi tumpangan kepada hambanya dan memberi air ketika hambanya haus, maka orang itu akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga,”tegas Pdt Singkat Tamba kepada jemaat.***(TS)

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here