Entaskan Fakir Miskin Perkotaan

0
249

Advertorial

Dinas Sosial Pemko Dumai Salurkan Bantuan Modal Bagi Kelompok Usaha Bersama

zul-as-tgl-20-des
Walikota Dumai, Drs H.Zulkifli AS, M.Si
ketua-dinas-sosial-tgl-20-des
Ketua Pelaksana Kegiatan Sosial Pemko Dumai.

Dumai, kompasriau.com-Pemerintah Kota Dumai, melalui Dinas Sosial, menyalurkan bantuan Dana Stimulan untuk Modal Usaha Ekonomi produktif warga masyarakat fakir miskin perkotaan di Kota Dumai dalam bentuk Kelompok Usaha Bersama (Kube).

Selain bantuan dana kelompok Usaha Bersama Fakir Miskin (FM) perkotaan tersebut, bantuan walikota-dumai-menyerahkan-batuanRehabilitasi Sosial Rumah Tidak layak Huni (RS-RTLH), juga menjadi perhatian Pemko Dumai sebagai penerima program RS-RTLH.

Secara Simbolis, bantuan dana bagi warga masyarakat penerima manfaat KUBE dan RS-RTLH langsung diserahkan oleh Walikota Dumai, Drs.

kelompok-penerima-bantuan-mkube-dan-rs-rtlh
Kelompok Penerima Bantuan KUBE Dan RS-RTLH

H. Zulkifli AS M.Si, di ruangan Gedung Pendopo Sri Bunga Tanjung, Jalan Putri Tujuh, Kota Dumai, Senin (19/12), pagi tadi.

Jumlah kelompok warga masyarakat penerima manfaat bantuan dana stimulan KUBE dan bantuan dana RS-RTLH tersebut adalah sejumlah 50 kelompok. Dimana, Kota Dumai terdapat Tujuh Kecamatan, akan tetapi penerima bantuan dana stimulan yang disalurkan saat itu masih dari Tiga Kecamatan saja, diantaranya kecamatan Dumai Timur 20 kelompok, Kecamatan Dumai Barat 15 kelompk dan kecamatan Bukit Kapur 15 kelompok.

Walikota Dumai, Drs. H. Zulkifli AS,M.Si dalam kesempatan itu mengatakan menyambut baik atas terlaksana kegiatan penyerahan bantuan tersebut. Hal tersebut kata Walikota merupakan bentuk keseriusan pemerintah pusat mengurangi

kelompok-penerima-bantian-kube-dan-rs-rtlh-2
Kelompok Penerima Bantuan KUBE

angka kemiskinan.

 “Acara yang kita laksanakan ini merupakan suatu agenda penting dan mengandung makna yang monumental bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Dumai. Walau nilainya tidak seberapa, namun sangat bermanfaat untuk memulai usaha masyarakat,”sebut Zul AS.

Bantuan sosial bagi kelompok usaha bersama yang diprogramkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial RI itu, menurut Zul AS merupakan dana awal bagi kelompok Unit Usaha dalam memulai dan memajukan usahanya.

Dengan adanya bantuan sosial sebesar Rp 20 juta per kelompok (KUBE-red), Zul AS meminta dan berharap agar para kelompok penerima bantuan dapat membangun usahanya dengan baik agar dapat menunjang ekonomi mayarakat.

Penyerahan bantuan sosial tersebut menurut Walikota Dumai yang akrab disapa Zul AS, tidak lepas dari upaya bersama untuk mewujudkan warga masyarakat Kota Dumai yang sejahtera melalui KUBE.

“Bantuan ini bukan hanya upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta penanggulangan masalah kemiskinan, akan tetapi juga akan memotivasi agar warga masyarakat terus berusaha meningkatkan taraf hidupnya,” imbuh Zul As.

Karena itu, melalui bantuan ini kata Zul As mengatakan tentu dapat menambah ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya penerima bantuan untuk terus berupaya lebih baik, kata Zul AS berharap.

Dalam kesempatan itu juga, Zul AS meminta kepada jajarannya, khususnya di lingkungan Dinas Sosial Pemko Dumai untuk dapat memonitoring para kelompok penerima bantuan, kelompok mana yang berhasil akan dinilai.

“Saya berharap kelompok-kelompok ini akan kita nilai kelompok mana yang berhasil. Ini yang kita nilai kenapa berhasil, lalu kita pelajari dan kita catat untuk dokumen kita yang berkelanjutan untuk diserahkan pada kelompok lain kedepan sambil mengepaluasi dan pembelajaran untuk kita,”tandas Zul As mengingatkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial melalui Sekretarisnya, Dameria, senada dengan penyampaian Walikota Dumai Zul AS. Menurut Dameria, bahwa bantuan sosial yang disalurkan bagi kelompok usaha bersama warga masyarakat Kota Dumai, merupakan Program Kementerian Sosial RI.

Dana bantuan sosial yang disalurkanPemko Dumai melalui Dinas Sosial bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2016 sebesar Rp 1 miliar.

Karena itu, Dameria berharap agar para kelompok penerima bantuan dana sosial tersebut benar-benar memanfaatkan bantuan untuk meningkatkan kesejahteraan para kelompoknya agar keluar dari garis kemiskinan.

“Keberhasilan akan dapat dicapai dan diraih apa bila ada ke inginan dan kemauan yang tinggi dari penerima bantuan untuk menjalankan usahanya sesuai rencana usaha yang telah ditentukan”, ungkap Dameria berharap.

Maka dalam kesempatan itu, Dameria juga memohon bantuan dari para pihak, Camat dan Lurah serta pendamping KUBE untuk membina, memantau dan melaksanakan monitoring kepada kelompok KUBE yang ada di wilayah kerja masing-masing.

Ketua Panitia pelaksana kegiatan bantuan sosial bagi KUBE dan penerima bantuan RS-RTLH,Azhari, menyampaikan terimakasih kepada Walikota Dumai, Zul AS, atas terselenggaranya pelaksanaan penyerahan bantuan sosial tersebut walau penyrahan bantuan hanya secara simbolis saja.

Kepada pihak Bank BNI Cabang Dumai yang ikut serta mensukseskan acara, yang mana sebagai Bank penyalur program bantuan yang ditunjuk pemerintah pusat, tidak tinggal ucapan terimakasih disampaikan Azhari.

Menurut Azhari, bahwa dasar pelaksanaan program pemberian bantuan sosialitu adalah Undang-undang Nomor 13 tahun 2011 tentang penanganan fakir miskin, Peratuan Pemerintah (PP) nomor 63 tahun 2013 tentang pelaksanaan upaya fakir miskin melalui pendekatan wilayah.

Selain itu lanjut Azhari, Peraturan Menteri Sosial (Permensos) nomor 25 tahun 2015 tentang kelompok usaha bersama (KUBE), Peraturan Direktur Jenderal penanganan Fakir Miskin Nomor : 38/PFM/SK/HK.I/07/2016, tentang petunjuk pelaksanaan penanganan fakir miskin perkotaan, melalui bantuan stimulan RS-RTLH, dan peraturan lainnya, jelas Azhari.

Diakui Azhari, bahwa penerima bantuan KUBE dan RS-RTLH dari Kementerian Sosial RI tahun 2016  hanya 20 Provinsi di Indonesia. Sedangkan dari 13 Kabupaten/Kota di Riau, kata Azhari hanya Kota Dumai saja yang menerima bantuan dimaksud. Sementara bantuan RS-RTLH hanya berjumlah 20 Kabupaten/Kota di Indonesia yang menerima bantuan.

Dijelaskan Azhari, bahwa Kota Dumai yang menerima program bantuan dana stimulan dimaksud, hanya tiga kecamatan dari tujuh kecamatan, diantaranya, kecamatan Dumai Timur hanya 4 kelurahan dengan jumlah kelompok sebanyak 20 kelompok.

Sementara kecamatan lain adalah kecamatan Dumai Barat, dengan rincian penerima 4 kelurahan saja dan jumlah penerima manfaat tersebut sebanyak 15 kelompok. Kemudian kecamatan Bukit Kapurjuga  4 kelurahan saja, dengan jumlah kelompok sebanyak 15 kelompok juga. Sehingga keseluruhan kelompok penerima bantuan dimaksud sebanyak 50 kelompok dengan besar bantuan sebesar Rp 20 juta per satu kelompok, urai Azhari menjelaskan.***(Adv/Humas Pemko Dumai)

Liputan Aston Tambunan, Wartawan kompasriau.com

 

 

 

 

 

Kelompok Penerima Bantuan KUBE dan RS-RTLH

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here