PT Sari Dumai Sejati Budayakan Gotong Royong Di Lingkungan

0
225

Dumai,kompasriau-Kelangsungan dan perkembangan sejumlah perusahaan CPO atau perusahaan Refinery minyak mentah kelapa sawit (CPO) di kawasan Kota Dumai cukup meningkat signifikan.

Dampak positif dengan keberadaan tumbuh kembangnya sejumlah perusahaan CPO ini, dirasakan langsung sebahagian warga masyarakat di Kota Dumai dan masyarakat umumnya atas perputaran atau meningkatnya mobilitas perekonomian masyarakat.

Suatu Industri atau perusahaan yang dimanapun berkedudukan melakukan aktivitas perusahaannya termasuk yang berada di wilayah Kota Dumai, sudah merupakan bagian atau program perusahaan menjalankan kegiatan Community Development (CD) atau kegiatan Community Social Responsibilty (CSR) di lingkungan perusahaan.

Namun hal ini tentunya akan berpulang kepada setiap mangement perusahaan masing-masing, apakah mangement perusahaan itu respon atau peduli terhadap social lingkungannya, merupakah kebijakan perusahaan.

Kehadiran PT Sari Dumai Sejati (SDS) Apical Group yang bergerak dibidang industri refinery atau pengolahan minyak mentah kelapa sawit yang kerap disebut dengan CPO (Crude Palm Oil) ini, tampak berkomitmen menyalurkan CSR dan juga membangun budaya Gotong royong pada lingkungan warga sekitar perusahaan (SDS).

“Ini bagian dari respon dan kepedulian perusahaan terhadap warga sekitar untuk mempererat hubungan silaturahmi, dengan harapan tidak ada jurang pemisah antara perusahaan dengan warga sekitar,”ujar Kamero Bangun, dalam suatu kesempatan kepada awak media ini.

Kamero  Bangun, mewakili perusahaan (SDS-red), kepada awak media ini menjelaskan, budaya gotong royong yang dilaksanakan perusahaannya di Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai-Riau ini, menurutnya adalah budaya bangsa yang perlu dilestarikan.

Tidak kalah pentingnya kata Edi Ahmad, humas SDS ini  menambahkan, agar ditengah-tengah warga sekitar perusahaan tercipta atau tumbuh rasa memiliki dari warga terhadap perusahaan tentunya wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar tetap dibangun, imbuh Edi.

Menurut Kamero Bangun, lagi, bahwa respon dan kepedulian pihak PT Sari Dumai Sejati (Apical), baru-baru ini tepatnya Sabtu 18 Februari 2017, pihak SDS menurunkan sejumlah karyawannya melakukan gotong royong di Masjid AL-Huda, Rt 07- Lubug Gaung Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai.

Kegiatan goro yang dilakukan karyawan SDS dan sekitar lima puluhan warga, mulai dari pengecatan pagar dan pemasangan pamplet Masjid, yang merupakan pengerjaan lanjutan dari bantuan pengecoran lantai halaman dan pemasangan pintu pagar Masjid, dengan total bantuan biaya dari SDS sebesar Rp 33.300.000,-.

Atas bantuan tenaga dan bantuan dana PT SDS ini, masyarakat setempat khususnya pengurus Masjid AL Huda, menyambut baik dan memberikan apresiasi terhadap manajement perusahaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT SDS atas kepeduliannya kepada warga sekitar lingkungan perusahaan khususnya atas bantuan PT SDS kepada masjid AL Huda,”ujar Ramli selaku ketua pembangunan masjid AL Huda, Lubug Gaung kepada awak media ini.

Menurut Ramli, pembangunan masjid AL Huda, disebut Ramli, hmpir sepenuhnya ditanggung oleh PT SDS. Yang mana Kata Ramli lagi, bahwa awalnya masjid AL Huda hanyalah sebuah Musholla  yang kini menjadi masjid  terbilang megah.

Senada dengan Ramli, Ketua Rt 07 Lubug Gaung, Nuhalim, dalam kesempatan itu juga menyampaikan apresiasi  dan terimakasihnya terhadap manajement PT SDS atas respon dan kepedulian perusahaan kepada lingkungannya.

Nuhalim mengungkapkan, bahwa bantuan yang diberikan pihak SDS bukan hanya membantu masjid  AL Huda saja, akan tetapi PT SDS katanya sudah cukup banyak menyalurkan bantuannya bagi warganya, diantaranya pasar murah, sunatan massal dan lain-lain, termasuk bantuan pembngunan sumur Bor yang hasilnya sudah dinikmati warga masyarakat sekitar, ungkap Nuhalim, seraya berharap kepedulian pihak SDS berkelanjutan membangun daerahnya.***(A.T)

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here