Mamin Tangkapan Balai Besar POM Tidak Ada Izin Edar

0
72

Dumai, kompasriau-Sebagaimana di lansir media ini kemarin, ratusan dus jenis Makanan dan Minuman (Mamin) illegal hasil tegahan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan ( Balai Besar POM) Pekanbaru Riau, dilimpahkan ke Kejari Dumai, Selasa (4/4/2017).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Dumai, Mat Perang Yusuf SH MH, melalui Jaksa yang menangani perkara mamin, Agung Nugroho SH, menyebut bahwa perkara mamin yang dilimpah ke kejari Dumai oleh Balai Besar POM, kemarin tidak ada izin edar.

Agung Nugroho SH, saat ditemui awak media ini tadi pagi diruang kerjanya kantor kejari Dumai, Kamis (6/4), mengungkapkan, ratusan dus mamin yang dilimpahkan POM dimaksud,  terdiri dari 20 jenis dan berbagai merek.

Menurut Agung Nugroho, ratusan dus mamin diamankan petugas POM dari salah satu Gudang yang ada di bilangan Kota Dumai, yakni gudang Olympic, milik CV Dumai Mandiri Perkasa pada tanggal 11 Agustus 2016 tahun lalu.

Dari gudang Olympic dimaksud kata Nugroho, pihak Balai Besar POM Pekanbaru Riau, hanya menyita ratusan dus saja yakni terdiri dari 20 jenis pangan mamin, karena sebahagian jenis mamin itu jelas Agung, terdapat izin edar dan terdaftar merek ML (Makanan Luar).

Pasca kejadian penegahan atau penangkapan jenis pangan yang tidak ada izin edar tersebut, pihak Balai Besar POM menyita 20 jenis mamin tersebut sebagai barang bukti hingga ke persidangan di Pengadilan negeri (PN) Dumai.

Kenapa perkara mamin tangkapan pihak Balai Besar POM Riau di Pekanbaru ini disidangkan di PN Dumai, menurut Agung Nugroho, karena lokasi atau locus delyctie penegahan mamin illegal berada di wilayah Kota Dumai.

Atas perkara tersebut, pengelola gudang Olympic CV Dumai Mandiri Perkasa, Koang Yong, warga Jalan Diponegoro, Kota Dumai, dijadikan sebagai tersangka. Perbuatan Koang Yong dijerat dengan pasa 142 UU Nomor 18 tahun 2012 Tentang Pangan.

Menurut Agung Nugroho, dalam waktu dekat perkara tersebut akan disidangakan di PN Dumai, oleh karena itu, Nugroho meminta kepada tersangka kasus mamin Koang Yong, harus kuperatif untuk datang menghadiri sidang, imbuh Nugroho.*** (Tambunan)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here