Terpidana Kabur Di Buru Petugas Rutan Dumai

0
98

Dumai, kompasriau-Salah seorang terpidana judi 303 jenis kartu remi bernama Syarifuddin bin Sidiq, yang melarikan diri dari lingkungan Rutan Dumai, Jumat (7/4/2017) kemarin, dibenarkan Kepala Rumah Tahanan Negara (Ka Rutan) Dumai, Edi Mulyono A.Md.IP S.Sos SH MH.

Menindaklanjuti informasi kaburnya salah seorang terpidana dari rutan Dumai, tadi pagi, Sabtu (8/4), kompasriau.com telah menyambangi ka rutan Edi Mulyono di ruang kerjanya Rutan Dumai.

Hasil perbincangan awak media ini dengan Edi Mulyono, terkait kejadian terpidana kabur kemarin, dia (Edi Mulyono-red) yang tampak dekat dengan awak media ini, menjelaskan soal kejadian tersebut.

Menurut Edi, sejak kaburnya terpidana judi 303 remi, Syarifuddin, warga Basilam Baru, Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai itu, hingga saat ini masih dilakukan pemburuan.

Edi Mulyono, yang merupakan mantan Kepala Rutan Bagan Siapi api-Rokan Hilir (Rohil) ini mengaku, atas kejadian tersebut, pihaknya sedang membuat pelaporan resmi ke Polres Dumai.

Selain ke Polres Dumai, menurut Edi, mereka (rutan Dumai-red) juga sudah melaporkan kejadian tersebut ke atasannya kantor wilayah di Pekanbaru.

Disinggung soal kronologis kaburnya terpidana Syarifuddin bin Sidiq, Edi menyebut sedang melakukan pemeriksaan terhadap anggotanya. Artinya, pihaknya belum rampung melakukan pemeriksaan beberapa pegawainya terkait kejadian tersebut.

Dibenarkan Edi Mulyono, bahwa Syarifuddin merupakan terpidana kasus judi 303 remi dengan hukuman selama 1 tahun penjara. Sedangkan sisa hukuman yang akan dijalani Syarifuddin, kata Edi hanya sekitar empat bulan lagi.***(Tambunan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here