Hakim Dan PH Tolak Tengku Rubiah Jadi Saksi

0
178

Dumai, Kompasriau-Hakim Pengadilan Negeri (PN) klas IB Dumai, di pimpin Sarah Louis Simanjuntak SH MHum, menolak Tengku Rubiah menjadi saksi di persidangan, dalam perkara sengketa tanah, Selasa, (11/4/2017).

Penolakan Tengku Rubiah sebagai saksi tambahan dari Pertamina, dalam sidang lanjutan perkara perdata antara Djohan menggugat PT Pertamina, disampaikan hakim Sarah Louis Simanjuntak SH MHum.

Langkah penolakan Tengku Rubiah menjadi saksi dalam perkara tersebut sebelum sidang dilanjutkan, penasihat hukum Djohan, Cassarolly Sinaga, SH protes dan menolak Tengku Rubiah sebagai saksi dalam perkara tersebut.

Alasan penolakan terhadap Tengku Rubiah menjadi saksi dari Pertamina, karena Tengku Rubiah katanya merupakan karyawan PT Pertamina RU II Dumai, dan memegang jabatan pengelola asset Pertamina.

Atas Cassarolly Sinaga SH terhadap kehadiran Tengku Rubiah menjadi saksi dari Pertamina, diterima oleh hakim majelis ,kemudian hakim meminta dan menolak tegas Tengku Rubiah sebagai saksi dalam perkara tersebut.

“Silahkan bawa saksi lain, kalau ada akan kami terima,”ujar hakim kepada kuasa tergugat PT Pertamina yang terkesan ngotot agar Tengku Rubiah tetap dijadikan sebagai saksi.

“Saksi yang saudara hadir kan dalam perkara ini merupakan bahagian dari tim penerima Kuasa tergugat II dan III. Maka kami putuskan untuk menolak Tengku Rubiah sebagai saksi dalam perkara perdata PMH (Perbuatan Melawan Hukum) no 27/Pdt G/2016/PN Dum ini.” ujar ketua Majelis, Sarah Louis Simanjuntak SH MHum seakan menegaskan.

Mendengar penolakan dari hakim majelis, Tengku Rubiah maupun tim kuasa hukum tergugat (Pertamina-red), tampak ngotot dan seakan menyampikan protes kepada hakim majelis.

“Ijin yang mulia,  Tengku Rubiah ini sudah membuat pengunduran diri dari tim kuasa hukum II PT Pertamina (Persero) Refineriy II Dumai, Tergugat III PT Pertamina Pusat. Bahkan beliau bukan lagi Manager Asset PT Pertamina ( Persero ) Refinering Unit II Dumai.” Ujar Jaksa Hery SH, seakan kembali memprotes hasil musyawarah hakim majelis yang menolak Tengku Rubiah sebagai saksi.

Bukan hanya tim kuasa Pertamina yang seakan protes, manager Asset PT Pertamina RU II Dumai, Tengku Rubiah, juga tampak seakan ngotot dan protes kepada hakim majelis atas penolakan dirinya (Tengku Rubiah-red) sebagai saksi.

“Saya sudah pensiun, dan sebagai warga negara Indonesia sesuai Undang Undang saya punya hak untuk memeberikan kesaksian di depan persidangan”, ungkap Tengku Rubiah dengan raut wajah tampak sedikit marah.

Sementara itu, akibat beberapa kali protes dari Tengku Rubiah terlebih dari tim kuasa hukum Pertamina yang notabene diantaranya dari kejaksaan negeri Dumai, atas penolakan Tengku Rubiah sebagai saksi, hakim majelis pun memberikan penjelasan kepada saksi maupun kuasa tergugat, namun kuasa tergugat seakan terus ngotot, maka hakim majelis pun tampak mulai marah.

“Keputusan itu adalah hasil musyawarah hakim majelis, jadi tolong kami di hargai. Pada intinya, kami siap menerima kehadiran saksi dari pihak tergugat, tetapi jangan Tengku Rubiah.” demikian disampaikan hakim Anggota, Renaldo M Hasoloan Lumban Tobing SH MH kepada kuasa tergugat itu.

Sebenarnya, hakim Sarah Louis Simanjuntak SH MHum yang juga sebagai wakil ketua PN Dumai ini, telah berulangkali menjelaskan alasan hakim menolak Tengku Rubiah sebagai saksi untuk Pertamina.

Disampaikan Sarah, bahwa Tengku Rubiah adalah pegawai Pertamina, yakni salah satu penerima kuasa Pertamina dalam perkara perdata sengketa lahan antara Djohan melawan Pertamina.

Kemudian kata Sarah dihadapan sidang, Tengku Rubiah, aktif mengikuti jalannya sidang dalam perkara sengketa ini, dan saat dilakukan sidang lapangan ke tempat objek lahan perkara, menurut Sarah Louis, Tengku Rubiah juga turut menghadirinya, ujar Sarah. Maka atas pertimbangan tersebut, tengku Rubiah pun ditolak menjadi saksi untuk Pertamina.

Walau pun Tengku Rubiah menyebut kepada hakim majelis, bahwa dirinya (Tengku Rubiah-red) sudah pensiun sejak 1 Maret 2017 bulan lalu dan menyebut sudah membatalkan dirinya sebagai kuasa Pertamina, hakim majelis tetap menolak kehadiran Tengku Rubiah sebagai saksi, karena kuasa tergugat tidak ada pemberitahuan kepada hakim majelis.

Demikian ketika kuasa tergugat Pertamina seakan memberikan penjelasan kepada hakim majelis, bahwa Tengku Rubiah dihadirkan sebagai saksi dari pihak Pertamina, agar soal keperdataan dalam kasus Pertamina jelas, hakim majelis itu juga tetap tidak menerima permintaan kuasa Pertamina tersebut.

Setelah kehadiran Tengku Rubiah ditolak menjadi saksi tambahan untuk Pertamina oleh hakim majelis, acara sidang lanjutan perkara tersebut pun diakhiri oleh hakim Sarah Louis, sembari menyampaikan jadwal sidang minggu mendatang disebut agenda kesimpulan.*** (Tambunan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here