Wakil Walikota Dumai Hadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional

0
177

JOKOWIDODO 1Jakarta,kompasriau-Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Pembukaan Musrenbangnas diselenggarakan pada hari Rabu 26 April 2017, yang dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Ballroom Birawa Hotel Bidakara Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 71-73 Jakarta Selatan.

Musrenbangnas 2017 mengambil tema “Memacu Investasi dan Infrastruktur untuk Pertumbuhan dan Pemerataan‎”. Musrenbangnas ini dihadiri seluruh kepala daerah di Indonesia mulai dari Gubernur, Walikota, hingga Bupati.

Dalam hal ini percepatan dan kemudahan investasi kembali disampaikan oleh Presiden Joko Widodo. “Saya sering mengatakan bahwa investasi itu penting. Oleh sebab itu, investor jangan dipersulit agar ekonomi kita bergerak dan supaya makin banyak rakyat kita yang mendapatkan pekerjaan. Karena investasi itu bisa membuka lapangan kerja,”harap Jokowi.

Indonesia kini memang semakin kompetitif bagi dunia industri. Sejumlah upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan industri serta peningkatan investasi terus dilakukan.

Selain itu tentunya, sumber daya manusia (SDM) Indonesia harus turut meningkatkan kemampuannya. Sebab, kebijakan pemerataan ekonomi yang tengah digalakkan pemerintah menjadikan kemampuan SDM sebagai salah satu pilar utama penerapannya. Point inilah yang akan terus diupayakan pemerintah ke depannya agar SDM Indonesia benar-benar menguasai bidang pekerjaannya. Untuk musrenbangnas 2017 lebih difokuskan kewilayah indonesia timur bertujuan pemerataan pembangunan NKRI.

Menanggapi program pemerintah pusat, mengenai perencanaan pembangunan nasional didaerah, Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo, SE didampingi Kepala BAPEDA Kota Dumai Marjoko Santoso, SKM, Msi yang sekaligus menghadiri Musrenbangnas tersebut mengatakan ikut mendukung program pemerintah dalam peningkatan pemerataan pembangunan NKRI, mengejar ketertinggalan diwilayah Indonesia Timur, agar semua daerah dapat merasakan pembagunan baik infrastruktur maupun pembangunan sumber daya manusia (SDM).*** (hms/Red).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here