Rapat Koordinasi Dan Konsultasi Pembangunan Perkebunan Se Propinsi Tahun 2017

0
182

KOORDINASI 3Pekanbaru,kompasriau-Walikota Dumai, Drs H. Zulkifli, As menghadiri acara rapat koordinasi dan konsultasi pembangunan Perkebunan Se Provinsi Riau tahun 2017. Dinas Perkebunan Provinsi Riau meminta Walikota Dumai menjadi narasumber dalam acara tersebut di Ballroom Hotel Mutiara Merdeka, Rabu, (26/04/2017).

Rapat koordinasi dan konsultasi pembangunan perkebunan se-provinsi Riau ini untuk membahas proyeksi dan rencana pembangunan sektor perkebunan di Riau setahun ke depan.

KOORDINASI 5Dirjen Perkebunan Republik Indonesia, Bambang dalam sambutannya mengatakan Riau menjadi salah satu provinsi dengan sektor perkebunan yang paling hidup dan bergerak di Indonesia. Riau dengan kelapa sawitnya menjadi salah satu kimoditas ekspor unggulan dari Riau.

“Riau ini menjadi salah satu daerah paling produktif perkebunannya. Ini yang membuat Riau selalu stabil ekonominya,”kata Bambang.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Riau Masperi berharap dengan digelarnya acara rakor se provinsi Riau ini, semua elemen yang ada mampu membangun dan merencanakan program pembangunan perkebunan di Riau.
“Semoga mampu membangun rencana pembangunan strategis serta mampu mencari solusi dari setiap permasalahan sektor perkebunan di Riau,”ujar Masperi.

Walikota Dumai, Drs H.Zulkifli AS mengatakan, “Kami kota yang memiliki luas kota terbesar se-Indonesia, dan kami adalah daerah pengola minyak bukan penghasil minyak bumi. Jadi kami tidak dapat dana bagi hasil karena kami bukan daerah penghasil. Oleh karenKOORDINASI 3a itu, kami pemerintah kota Dumai ingin menggalakkan dari sektor perkebunan dengan program-program yang telah direncanakan oleh dinas perkebunan kami,”ujarnya.

“Ada suatu kendala yang membuat kami kecawa pada pemerintah pusat karena kurang tanggap pemerintah pusat terhadap RTRW provinsi Riau, terutama RTRW kota Dumai, karena hal ini dapat memperlambat pembangunan daerah itu sendiri. Oleh sebab itu banyak investor yang ingin menanamkan modalnya lari karena tidak jelasnya RTRW daerah kami. Oleh karena itu saya meminta kepada kementrian perkebunan kepada bapak dirjen Bapak. Ir. Bambang, MM agar dapat menyampaikan keluhan kami ini kepada bapak Presiden RI, agar dapat menyelesaikan masalah RTRW yang ada di provinsi riau, terutama kota Dumai, karena hal ini dapat mempercepat permerataan pembangunan dan kemajuan ekonomi daerah kami,”ungkap Walikota Dumai.

Rakor tersebut dihadiri oleh Dirjen Kementrian Perkebunan, Ir. Bambang, MM, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan provinsi Riau, Masperi, Walikota Dumai,Drs H. Zulkifli As, FORKOPINDA provinsi Riau, Kepala Dinas Perkebunan se provinsi Riau, Asosiasi pengusaha sawit, koperasi masyarakat petani dan pemerintah yang dalam hal ini dari kabupaten kota hingga propinsi.***(INFOTORIAL/HUMAS PEMKO DUMAI)

Liputan: T.Sitompul

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here