Proyek Jalan Purnama Senilai Rp.2,4 M, Diduga Dikerjakan Asal Jadi

0
97

20170517_101400Dumai,kompasriau-Proyek pemeliharaan Jalan lintas Simpang Purnama Dok yard menuju kawasan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, kondisinya saat ini sudah kupak-kapik, diduga dikerjakan asal jadi.

Dari data yang berhasil dihimpun awak media ini, bahwa anggaran proyek Pemerintah Propinsi Riau Dinas Pekerjaan Umum (PU) Propinsi Riau tersebut senilai Rp.2.418.000.000,00 (dua miliar, empat ratus delapan belas juta rupiah), selaku kontraktor pelaksana PT. Harap Panjang jenis pekerjaan pemeliharaan  jalan Purnama-Lubuk Gaung – Sinaboi. APBD Propinsi Riau tahun anggaran 2016. Konsultan/supervise PT.Calvindam Jaya EC. Lama pekerjaan 180 hari kalender dan waktu pemeliharaan 180 hari, sedangkan volume pekerjaan tidak disebut dalam plang papan nama proyek tersebut.

Pengamatan awak media ini, volume jalan yang diperbaiki diperkirakan sekitar 1.200 meter dari Simpang Purnama Jalan Dok menuju Kelurahan Lubuk Gaung,  kini kondisi badan jalan tersebut mengalami kerusakan parah. Ironis, dalam pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan jalan tersebut tidak sesuai bestek alias asal jadi, sehingga badan jalan tersebut tidak bertahan lama. Beberapa kalangan menilai bahwa pemeliharaan Jalan lintas Purnama menuju Lubuk Gaung tidak sesuai harapan masyarakat, dan patut dipertanyakan.

Badan jalan yang mendapat perawatan tersebut menggunakan aspal hotmix dengan cara tambal sulam, namun belum waktunya aspal hotmix tampak terkelupas, ketebalan aspal diduga dimanipulasi.

Badan jalan yang kupak kapik, terparah sepanjang Jalan Lintas Purnama antara  depan kantor Camat Dumai Barat Purnama hingga ke Simpang Kantor Dinas Perkebunan Pertanian Kota Dumai Kelurahan Purnama. Yang menjadi pertanyaan warga setempat, apakah pemeliharaan jalan itu dengan cara tambal dilakukan kontraktor.? Karena badan jalan itu kondisinya masih bagus mendapat perawatan ditambal dengan aspal hotmix, contoh seperti Simpang Jalan Purnama Simpang Dok menuju Simpang 4 TPI kondisi jalan ini terbilang masih mulus. Kemudian jalan lintas Kelurahan Lubuk Gaung kondisi badan jalan masih dalam kondisi bagus, namun dilakukan pemeliharaan dengan menggunakan aspal hotmix.

Sementara badan jalan yang rusak parah terutama di Jalan lintas Purnama meski dilakukan tambal sulam, namun karena dikerjakan asal jadi, kini kondisi badan jalan tersebut memprihatinkan. Pasalnya ketebalan perawatan jalan tersebut diperkirakan sekitar 2-3 cm. Kondisi ini dapat dilihat pada Jalan lintas Purnama menuju simpang kantor Dinas Perkebunan dan Pertanian Dumai Kelurahan Purnama kondisi badan jalan rusak parah.

Sejumlah keterangan yang dihimpun awak media ini menyebut perawatan jalan dilaksanakan pada September 2016, dan selesai dikerjakan pada bulan Oktober 2016. Namun Aneh, baru “seumur jagung” pada Desember 2016 badan Jalan lintas Purnama terkelupas, jalan beton sebagai lantai kerja yang dilapis dengan hotmix yang rusak tersebut tampak berlobang, diduga akibat pengaspalan jalan tersebut asal jadi. Bahkan beberapa kalangan menilai bahwa anggaran perawatan Jalan Lintas Purnama- Lubuk Gaung sebesar Rp.2,4 miliar terlalu mahal.

Terkait kerusakan badan jalan lintas Purnama-Lubuk Gaung yang dilaksanakan Dinas Bina Marga Propionsi Riau pada tahun anggaran 2016 tersebut, Salah seorang warga Kelurahan Purnama, Amirhan, ketika ditemui awak media ini, Rabu (17/05/2017) menyebut pekerjaan pemeliharaan jalan tersebut diduga tidak sesuai bestek. Oleh karena itu diharapkan   Inspektorat Wilayah Propinsi Riau untuk turun kelapangan meninjau kerusakan badan jalan yang dilaksanakan Dinas Bina Marga Propinsi Riau pada tahun tersebut.

“Kalau terdapat penyimpangan dalam pelaksanaan pekerjaan perawatan jalan ini, tentu kita harapkan agar Inspektorat melakukan pengusutan terhadap Pejabat Pembuat Komitmen dan Pengguna Anggaran dan kontraktor yang mengerjakan proyek perawatan jalan ini, karena anggaran perawatan jalan sebesar Rp.2,4 miliar lebih ini diduga terjadi pengelembungan anggaran, sehingga berpotensi merugikan keuangan negara,”ungkap Amirhan pada awak media ini.*** (s.purba).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here