KPU BC Batam Menggelar Operasi Patuh Ampadan I

Batam,Kompasriau-KPU Bea Cukai Batam menggelar operasi Patuh Ampadan I di wilayah pengawasan Bea Cukai Batam. Patuh Ampadan I bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan pengusaha Barang Kena Cukai (BKC) hasil tembakau dan membersihkan atau menekan peredaran BKC hasil tembakau ilegal.

Operasi ini diharapkan dapat menekan peredaran barang kena cukai (BKC) hasil tembakau menjadi kondusif karena telah memenuhi ketentuan perundang-undangan di bidang cukai.

Informasi yang berhasil dihimpun awak media ini menyebutkan, bahwa operasi ini secara serentak dan terpadu dilakukan di seluruh wilayah Indonesia khususnya di wilayah kawasan kantor pelayanan utama (KPU) BC Batam, operasi ini telah diresmikan pada hari Rabu 17 Mei 2017.

Operasi Patuh Ampadan I dilaksanakan untuk mengoptimalkan penerimaan cukai hasil tembakau. Selain itu, untuk menurunkan tingkat peredaran rokok ilegal.

Dengan adanya Operasi Patuh Ampadan I, para pengusaha BKC diharapkan semakin patuh dan ikut menghindari peredaran BKC hasil tembakau ilegal.

Rencananya, operasi ini sudah berlangsung sejak 15 Mei hingga 10 Juni 2017. Diharapkan target penerimaan cukai yang dibebankan kepada Bea-Cukai akan tercapai dan masyarakat pun bisa terbebas dari peredaran barang ilegal.

Dari penindakan Operasi Patuh Ampadan I, KPU BC Batam telah berhasil menjaring barang kena cukai Tembakau sebanyak 1.385.800 batang dengan nilai Rp 734.474.000 – dan barang kena cukai minuman mengandung alkool (MMEA) gol B dan C sebanyak 1.368 botol dengan nilai Rp 36.148.200. Barang tersebut disita dari razia atas empat toko kelontong di Tiban pada operasi pertama hari selasa 24 Mei 2017.

Sedangkan razia ke-dua dilakukan pada tiga toko di daerah Bengkong pada Selasa 30 Mei 2017. Petugas Bea dan Cukai KPU Batam mengamankan barang kena cukai Tembakau sejumlah 192.224 batang dengan nilai Rp 101.878.720 – dan barang kena cukai alkohol (MMEA) gol B dan C 105 botol dengan nilai Rp 2.252.250.*** (Roma)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *