Jembatan II Sei Liput Zam-Zam Kandis Dirobohkan.?

20170531_145856Kandis-Riau,kompasriau-Jembatan “kembar” I (lama) dan II (baru) Sei Liput Zam – Zam, yang terletak di Km. 101 Kandis, merupakan penghubung jalan lintas Propinsi Riau-Sumatera Utara. Jembatan II tersebut dibangun Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) RI, Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) II Riau, diinformasikan  dibangun pada tahun 2005 silam.

Belakangan ini diketahui kondisi jembatan II tersebut sangat memprihatinkan, lantaran fisik jembatan II pada bahagian badan jembatan tersebut, disebut-sebut patah dan retak, dan dikhawatirkan jembatan II ini mengancam pengguna jalan yang melintas pada jembatan tersebut, oleh Ditjen Bina Marga BBJN-II Riau Kementerian PU PR jembatan II Sei Liput kabarnya dirobohkan dan dibangun kembali.  Demikian dikatakan B. Napitupulu warga Kandis saat berpose dilokasi Jembatan II pada awak media ini, Rabu (31/05/2017).

Menurut Napitupulu, kontraktor pelaksana PT. Indra Sejati yang dipercaya mengerjakan proyek pekerjaan perbaikan berkala jembatan II Sei. Liput itu lamban, sehingga jembatan I yang lama, yang kondisinya juga memprihatinkan dijadikan sebagai jalan alternative, padahal sudah tidak layak untuk dilalui kenderaan berat, sehingga kerap terjadi kemacetan.

Jembatan lama Sei Liput yang usianya puluhan tahun itu, selain kondisinya juga dalam keadaan “menua”, kemudian sempit, kondisi badan jembatan berlobang, dan mengalami rusak parah, namun dibiarkan “selama saya tinggal di Kandis setahu saya, belum pernah ada perbaikan atau perawatan Jembatan lama ini” mestinya ada pemeliharaan,”ujar Napitupulu.

Ucapan senada juga disampaikan Pane warga Kandis mengatakan,”Jika Ditjen Bina Marga PU-PR lamban menyelesaikan perbaikan berkala jembatan II Sei. Liput itu, maka dikhawatirkan Jembtan I yang usianya sudah tua itu bakalan mengambil korban, karena kondisi badan jembatan sangat memprihatinkan kerusakannya dan sewaktu-waktu bisa roboh. Saya hanya mengingatkan,”tandasnya.

Dikatakan Pane, bahwa jembatan II Sei Liput dibangun tahun 2005 silam dan usianya sekitar 12 tahun, tetapi sudah mengalami 2 kali perbaikan berkala, namun kali ini yang terparah, jembatan dirobohkan pihak kepolisian dan kejaksaan, mestinya pihak aparat terkait melakukan penyelidikan, bila perlu memanggil pihak Ditjen Bina Marga BBJN – II Riau terkait dirobohkannya jembatan II Sei Liput itu,”ungkap Pane.

Pantauan awak media ini di lapangan, Rabu (31/05/2017), bahwa perbaikan berkala Jembatan tersebut bakalan molor tak sesuai target. “Jembatan II Sei. Liput yang dibangun tahun 2005 silam itu, Ditjen Bina Marga BBJN II Riau sebagai pelaksana pekerjaan perbaikan berkala jembatan Sei. Liput menunjuk PT. Indra Sejati dengan nilai kontrak sebesar Rp.3 miliar lebih dan lama pekerjaan 150 hari kalender dimulai sejak Januari silam,”sebut  sumber.***(S.Purba)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *