Oknum Petinggi PT Ivo Mas Tunggal Masih “Tutup Mulut” Soal Dugaan Penyerobotan Tanah Negara

0
13

IVOMAS 1Kandis,kompasriau-PT Ivo Mas Tunggal Kebun Ujung Tanjung Estate dan PT Smart TBK yang berinduk kepada GAR LTD Singapura, diduga kuat sudah lama menyerobot tanah negara bekas tanah areal sumur-sumur minyak milik Caltex yang berada di dalam  operasional PT Ivo Mas Tunggal kebun Ujung Tanjung Estate.

Kendati awak media ini sudah upayakan konfirmasi kepada sejumlah petinggi PT Ivo Mas Tunggal via telepon genggam, namun hingga berita ini dimuat, sejumlah petinggi PT Ivo Mas Tunggal di Kandis dan Pekanbaru masih memilih “tutup mulut”.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Siak komisi II, Mhd Ariadi Taringan, mengaku sangat terkejut setelah mendengar informasi bahwa perusahaan besar seperti PT Ivo Mas Tunggal kebun Ujung Tanjung terindikasi melakukan pelanggaran hukum tanpa adanya tindakan hukum dari aparat yang berkompotan di propinsi Riau.

 “Perusahaan sebesar PT Ivo mas Tunggal  kebun Ujung Tanjung yang sudah menyandang sertifikasi RSPO dan ISPO, tapi diduga menyororot tanah milik negara. Untuk itu, kita minta pihak-pihak terkait untuk melakukan peninjauan ke lapangan dan juga kita minta kepada pihak BPN kabupaten Siak untuk melakukan pengukuran terhadap HGU PT Ivo Mas Tunggal kebun Ujung Tanjung dan menetapkan tapal batas HGU secara jelas sebagaimana ketentuan undang-undang,”tandas Ariadi Tarigan.

Mhd Ariadi berharap agar pihak PT Ivo Mas Tunggal Ujung Tanjung jujur di dalam berbisnis di wilayah hukum kabupaten Siak, dan patuh kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga tercipta hubungan simbiosismutualisme bagi semua pihak seperti “burung jalak dan kerbau”.

Kuat dugaan oknum petinggi PT Ivo Mas Tunggal “bisa atur” oknum aparat yang berkompoten di Riau sehingga tindakan oknum petinggi PT Ivo Mas Tunggal seakan tak tersentuh hukum.?

Buktinya menurut sumber di Kandis, bahwa pada tahun 2000 an sumur minyak mentah caltex di tutup dan jalur-jalur suplai minyak dari sumur-sumur minyak Caltex di bongkar, sekitar tahun 2001-2002 pihak PT Ivo Mas Tunggal Kebun Ujung Tanjung diduga melakukan penanaman kelapa Sawit di atas tanah negara yang sebelumnya areal produk Perusahaan minyak Caltex.

Informasi yang dihimpun tim awak media media ini dilapangan menyebutkan, bahwa HGU PT I.T Kebun Ujung Tanjung memiliki HGU 2 (dua), yakni HGU nomor 1 tahun 1994 dan HGU nomor 2 tahun 1997.

“Tindakan penguasaan tanah tanah negara exs bekas kantor operasional Caltex yang berada di Desa Jambai Makmur, Kecamatan Kandis, terindikasi ada kerugian negara cukup besar pada sektor pajak,”ungkap sumber kepada awak media ini, Rabu (12/7/2017).

Anehnya menurut sejumlah sumber, kendati PT Ivo Mas Tunggal Ujung Tanjung pernah meraih penghargaan sebagai perusahan terbaik di kabupaten Siak, dan PT S.TBK adalah salah satu perusahaan yang sejak tahun 1992 sudah exsis di bursa saham Indonesia dan salah satu perusahaan yang berhasil meraih sertifikasi ISPO perdana 10 perkebunan sawit dari 9 perusahaan sawit terkemuka di Indonesia, pada tanggal 8 maret 2016.

“Namun fakta-fakta dilapangan, tentulah kembali perlu dipertanyakan azas kepatuhan bagi perusahaan-perusahaan yang telah berhasil meraih sertifikasi ISPO,”ucap sumber yang namanya tidak mau ditulis di media.***(I.G).

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here