Jalan Raya Sungai Sembilan Dumai “Berangsur” Hancur

Dumai, kompasriau-Jalan raya Lubuk Gaung menuju kawasan Industri di Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai-Riau berangsur-angsur mengalami kerusakan alias hancur.

Titik nol jalan raya Lubuk Gaung berada sejak persimpangan empat jalan Dock Yeard Kelurahan Pangkalan Sesai, Purnama, Kecamatan Dumai Barat hingga menuju Lubuk Gaung Sungai Sembilan Kota Dumai.

Jalan raya Lubuk Gaung ini dibangun oleh PT Nindya Karya (persero) sepanjag 17 km, saat itu dibangun dengan system konstruksi jalan beton rigit yakni mutu beton berkekuatan daya beban berkekuatan tinggi.

Oleh karena itu, anggaran yang digelontorkan pemerintah melalui APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran 2012-2013 untuk membangun jalan Lubuk Gaung saat itu, jumlahnya cukup siknifikan yakni sebesar Rp 91.896.245.057,.

Pasca pengerjaan jalan raya Lubuk Gaung saat itu berlangsung, awak media ini getol memantau proses pengerjaan hingga juga seakan mengawasi soal campuran material beton hingga volume atau ketebalan beton.

Saat itu, awak media ini banyak menemukan kejanggalan-kejanggalan soal campuran material beton diduga tidak sesuai semestinya dalam  bunyi kontrak mereka (PT Nindya Karya-red).

Tidak hanya soal mutu beton yang diduga dimainkan, akan tetapi soal ketebalan beton diatas lantai kerja juga menjadi temuan disejumlah titik diduga tidak sesuai ketebalannya.

Namun ketika hal temuan awak media ini dipertanyakan kala itu kepada pengawas pihak perusahaan (Nindya Karya-red) yang berada di lapangan, membantah soal temuan dimaksud.

Akan tetapi, berangkat dari hal-hal temuan awak media ini yakni soal dugaan mutu atau volume bangunan yang diduga “disunat”, sudah menunjukkan jawaban yakni pemandangan fakta disepanjang jalan raya Lubuk Gaung.

Bahwa disepanjang jalan Raya Lubuk Gaung, pemandangan yang tidak enak dan tidak nyaman akan terlihat atau akan dijumpai bila anda melintasi jalan tersebut.

Kerusakan kecil alias retak-retak maupun kerusakan besar yang dapat mengganggu kenyamanan pengguna jalan khususnya pengemudi motor terlihat disejumlah titik sepanjang jalan Lubuk Gaung tersebut.

Oleh karena itu, publik meminta pemerintah agar segera turun tangan melihat kondisi dan fenomena jalan Lubuk Gaung hingga memperbaiki, agar tidak mengancam atau memakan korban pengguna jalan.*** (Tambunan)

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *