Diduga Industri Pengolahan Kayu Ilegal Di Kawasan Dam Duriangkang

0
24

Batam, kompasriau– PT.Aerotama Block yang berkantor di Komplek Seruni Blok A No.16 Sei Panas diketahui bergerak dibidang Industri dan perdagangan Batu Blok saluran U, gorong-gorong dan konstain seperti yang diterakan dalam Plang Perusahaan.

Berbeda dengan informasi yang sampaikan oleh masyarakat Tanjung Piayu (Ir) kepada para awak media yang tergabung di Asossiasi Media dan Jurnalis Online Indonesia.

Ir menginformasikan kepada tim bahwa industri semen cetak milik PT.Aerotama  Block berlokasi di Dam Duriangkang Tanjung Piayu dan dilokasi tersebut juga digunakan sebagai industri pengolahan kayu yang didatangkan dari luar Batam.

Survei dan investigasi dilakukan tim media pada Juli 2017 ke lokasi pengolahan air minum Dam Duriangkang di Tanjung Piayu sesuai petunjuk Ir.

Terlihat kawasan gudang dan industri berpagar seng dengan gergang selalu tertutup dan plang pemasaran perusahaan PT.Aerotama Block.

Dari penyelusuran tim ternyata ada bagian belakang kawasan yang tidak berpagar yang digunakan sebagai jalan masuk menemui pekerja disana dan menanyai pekerja untuk konfirmasi tentang keberadaan dan penanggungjawab gudang dan industri kayu tersebut.

Ditanyai dengan sopan dan baik baik, pekerja yang penampilanya sebagai pemimpin dilokasi tersebut malah marah dan berang kepada semua anggota Tim.

“Jangan coba – coba kalian itu mengambil foto, karena pekerja disini bisa marah semua, kalau mau tanya izin dan legalitas gudang serta asal – usul kayu dari mana sebaiknya ditanyakan pada bos kami Noty.  Kantornya  di Sungai Panas,”Kata pekerja tersebut dengan ketus.

“Biar kalian tau setiap orang yang hendak mau masuk ke gudang ini sembarangan, siapapun dia, jadi saya ingatkan sekali lagi agar kalian segera meninggalkan tempat ini sebelum seluruh karyawan marah, “ucap salah seorang Sicurty.

Lalu tim dan awak media ini mencoba mencari tempat peristirahatan sementara sebelum meninggalkan lokasi dan memasuki salah satu kantin yang berada di areal gudang tersebut. Sementara pihak Sicurity terlihat marah dan mondar mandir serta memaksa para awak media ini untuk segera meninggalkan lokasi.*** (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here