Benarkah Tanah Milik Pemprov Riau Menjadi Milik Oknum Pejabat?

Pekanbaru,kompasriau-Tanah seluas sekitar 10 hektar yang merupakan asset Pemerintah Propinsi (Pemprov) Riau yang terletak di Jalan Garuda Panam Pekanbaru, belakangan ini menjadi, “buah bibir” dikalangan masyarakat Riau. Pasalnya, tanah asset Pemerintah dengan sertifikat P.76/1987 itu, diduga di kapling-kapling oleh oknum pejabat dilingkungan Pemprov Riau yang masih aktif maupun mantan pejabat Pemprov Riau.

“Kasus ini masih kita telaah, karena lahan yang merupakan asset tersebut diduga menjadi milik pribadi,”ujar S. Purba kepada timawak media ini, Jumat (4/08/2017).

S.Purba sebagai Ketua Umum Perkumpulan Pegiat Penyelamat Kekayaan Daerah Riau (P3KDR) mengatakan dugaan pengaplingan lahan milik Pemprov Riau tersebut telah tercium masyarakat sejak lama, namun belum mencuat kepermukaan, bahwa telah terjadi alih fungsi asset pemprov yang diduga dijadikan milik pribadi para oknum pejabat dilingkungan Pemprov Riau.

Soal dugaan pengalihan asset pemprov tersebut menurut S. Purba, pihaknya dari P3KDR sudah melakukan investigasi atau penelusuran kelokasi lahan terkait sertifikat P.76/1987 dan ditemukan berbagai kejanggalan.

Keterangan dilapangan menyebut lahan seluas sekitar 10 Hektar dengan sertifikat P.76/1987 tersebut merupakan asset Pemrov Riau sebelumnya lokasinya masuk dalam wilayah Kabupaten Kampar,  namun setelah pemekaran wilayah, lokasi lahan tersebut masuk dalam wilayah kota Pekanbaru dan kemudian oleh Pemprov Riau lahan tersebut dijadikan asset.

Penelusuran yang dilakukan Tim P3KDR ke lokasi lahan seluas sekitar 10 Hektar tersebut dilapangan ditemukan sejumlah patok yang terbuat dari paralon berwarna putih dengan ukuran 4 inci. Diinformasikan patok tersebut sebagai tanda batas sempadan tanah dari kapling yang satu ke kapling yang lainnya dengan ukuran berbeda dengan luas masing-masing 150m2 hingga 500 m2 persegi.

Dikatakan S. Purba, di dalam lokasi lahan asset pemprov Riau tersebut telah berdiri sejumlah bangunan permanen dengan ukuran 8 X 15 m, konstruksi beton terdiri dari dinding batu, atap seng, lantai semen. Dikabarkan bangunan tersebut diduga milik salah seorang oknum pejabat di lingkungan Pemprov Riau.***(Red)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *