Lelang Proyek Pemko Dumai “Sarat KKN”

Dumai,kompasriau– Ketua Umum YLBHN Dumai Ir. Muhammad Hasbi mendesak aparat penegak hukum mengusut ketidak adilan Pemerintah Kota Dumai terkait pelaksanaan lelang proyek APBD Kota Dumai Tahun Anggaran 2017, diduga sarat dengan  KKN (Kolusi, Korupsi dan Nepotisme) seperti yang terjadi pada pelaksanaan lelang proyek  dilingkungan Dinas PU Dumai Bidang Cipta Karya.

Kata Hasbi  setidaknya ada 2 (dua) paket proyek penunjukan langsung (PL) yang diberikan pada  CV.Sarana Adil Sejahtera jenis pekerjaan rehab rumah dinas Kapolres Dumai senilai  Rp.169.890.000 dan rehab rumah dinas  Wakapolres Dumai Rp.169.890.000 secara undang-undang  dan peraturan tidak dibenarkan Pemerintah Kota Dumai mengalokasikan dana APBD terhadap instansi vertical pengalokasian dana APBD terhadap instansi vertical patut dipertanyakan.

Menurut Hasbi, adanya paket proyek Penunjukan Langsung (PL) jenis proyek pembangunan sejumlah sumur bor di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Dumai dalam pelaksanaan tidak sesuai prosedural. Meski proyek tersebut di- PL kan, sesuai tata cara dalam PL tersebut harus ada 3 perusahaan yang ikut berkompetisi untuk mendapatkan PL tersebut, namun hal tersebut tidak dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Dumai seperti pembangunan sumur bor SD. 013 Mekar Sari dengan biaya sebesar Rp.184.500.000,- SD. 015, Kelurahan Gurun Panjang Rp.184.400.000,- Pembangunan sumur bor SMPN 20 Dumai Rp.184.400.000,- dan SMPN 12 Dumai Rp.184.500.000,-

Lanjutnya, tahun anggaran 2017 setidaknya ada 19 paket proyek bidang SDA, sebagai bentuk realisasi pokok-pokok pikiran Legislatif yang dikenal dengan sebutan dana aspirasi, konon katanya dari rakyat untuk rakyat, namun dalam pelaksanaan diduga juga terjadi KKN. Proyek dana aspirasi tersebut, diinformasikan selaku penanggungjawab Dinas PU Dumai Bidang Bina Marga Thabrani pelaksanaan proyek pokok-pokok pikiran Legislatif ini, bekerja sama dengan oknum DPRD Dumai dalam menentukan 19 paket proyek tersebut.

“Paket proyek itu lebih dahulu diumumkan siapa pemenangnya, artinya pelaksanaan proyek aspirasi tersebut sarat dengan KKN, bilamana dibiarkan tata cara pengelolaan pemerintahan yang tidak berkeadilan dalam pelaksanaan lelang proyek dilingkungan Pemerintah Kota Dumai, maka perusahaan konstruksi yang disebut sebagai mitra SKPD Kota Dumai bakalan bangkrut,”tegas Hasbi.

Pantauan awak media ini dilapangan proyek yang sedang dilaksanakan paket proyek peningkatan jalan Kelakap Tujuh Ratusima jenis pekerjaan rigid, tahun anggaran 2017 dengan nilai proyek sebesar Rp.35.473.265.000,00, sumber dana DAK penugasan, yang diposkan pada Dinas PU Kota Dumai, pada papan nama plang proyek disebut volume 1 paket., panjang dan lebar proyek tidak dicantumkan. Selain itu proyek yang telah ditetapkan pemenangnya, yaitu proyek perbaikan jalan Sultan Syarif Kasim jenis proyek hotmix, namun hingga berita ini dikirimkan belum kelihatan adanya pekerjaan Jalan SS. Kasim tersebut.*** (PUR).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *