CV Taman Firdaus Diduga Kerjakan Semenisasi Jalan Asal Jadi

IMG-20170822-WA0008Siak- kompasriau-Semenisasi Jalan di 3 (tiga) tempat di kawasan RT.03 RW.XIII, RW.VI RT 03. RW III ,Kelurahan Kandis kota, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, diduga dikerjakan asal jadi.

Hal tersebut diungkapkan sejumlah warga kelurahan kandis kota kepada sejumlah awak media termasuk awak awak media ini saat melakukan investigasi di lapangan.

“Jalan ini sudah mengalami retak-retak, karena pada saat pengecoran jalan ini dari truk molen, terlihat tidak memakai tulangan besi dan pondasi,  dibawah coran semen ini hanya memakai plastik terpal berwarna hitam,” ungkap beberapa orang warga kelurahan Kandis Kota yang namanya tidak mau ditulis di media ini.

Begitu juga, Ketua RT 03, Sitangang, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa proyek semenisasi jalan mawar tidak memakai tulangan besi.

“Semenisasi jalan mawar ini seharusnya 200 meter x 3 meter, karena saya dan ketua RW VI nilai, jika 200 x 3 meter kurang lebar, dan  kami usulkan menjadi 160 meter x 4 meter, struktur tanah cukup mendukung untuk tidak mengunakan tulangan besi dibawah, namun yang kesalkan Sitanggang  ketebalan semen hanya dibuat 5 cm s/d 6 cm oleh kontraktornya.

Selain itu, RW 06 juga menambahkan bahwa pihaknya ditugaskan dalam proyek tersebut tanpa pegangan atau panduan Bestex proyek bangunan semenisasi. “Kami (RT 03 dan RW VI,red)telah menanyakan kapasitas kami didalam pengerjaan proyek semenisasi ini kepada Lurah kandis Kota, Wendy, S Sos,  tetapi kami mendapat jawaban yg tidak etislah menurut kami oleh seorang Lurah yang berpendidikan tinggi dibanding kami yang ada bahasa kecewa dari Lurah atas pertanyaan kami, penanaman keyakinan bahwa tidak  ada kecurangan dalam pengerjaan proyek, karena kontraktornya adalah teman pak lurah Wendy, S.Sos dan lebih miris lagi ketika Lurah kandis Kota ucapkan kalimat membatasi penyaluran proyek di daerah kami karena beliau “kapok”,”tutur Rijal Pane yang juga RW.VI.

Begitu juga Ketua RW VI menerangkan kepada awak media ini, bahwa sejak awal proyek seminasi dari dana APBD Propinsi Riau 2017 dikerjakan tanpa dilengkapi papan proyek yang sebagaimana mestinya.

Pengamatan awak media ini dan wartawan Dumai Pos dan beberapa media Lainya ditemukan kondisi jalan semenisasi yang sudah retak-retak dilapangan,  padahal baru selesai dikerjakan oleh kontraktor CV. Taman Firdaus yang beralamat di Pekanbaru. Kondisi retak-retak pada jalan semenisasi terlihat jelas di jalan Mandiri RT 03 RW VIII. Bahkan ketika dikonfirmasi kepada pihak  CV.Taman Firdaus via  telepon genggam, namun hingga berita ini dimuat belum  jawabannya.

Sementara itu, Lurah kandis Kota, Wendy, S,Sos, saat dikonfirmasi via telepon genggam menyebut bahwa jalan semenisasi kalau semua ketidak sesuai proyek adalah tanggung jawab penuh Kontraktor.

Wendy, S.Sos menegaskan, “Jika ada kontraktor yang bermain,kami yang pertama yang akan complain,karena sejatinya kami bekerja semata-mata untuk kepentingan Rakyat,”tegasnya.

“Kondisi semenisasi yang retak saya sudah komplain kepada pihak kontraktor, dalam hal ini CV. Taman Firdaus dan menurut kontraktor akan segera ditindaklanjuti, mengingat masih ada waktu atau masa pemelirahaan,” jelas Wendy S.Sos

Ketika ditanya apakah benar Lurah Kandis Kota, Wendy  kenal baik dengan pihak CV, Taman Firdaus, namun Lurah Kandis Kota dengan tegas mengatakan tidak mengenal dengan pihak kontraktornya. “Kalau kenal dan dekat pasti saya punya nomor hpnya,” kata Lurah Kandis Kota menjawanb pertanyaan wartawan.

Bahwa  teman yang dimaksud itu kata Lurah Kandis Kota adalah pegawai PU  di dinas PU propinsi Riau, bukan kontraktornya.

Ketika ditanya berapa nilai 3 proyek semenisasi dari paket Proyek APBD Propinsi Riau tahun 2017 tersebut.? Kemudian Lurah Kandis Kota mengirimkan foto plang papan proyek di 2 jalan semenisasi. “Sedangkan untuk jalan mawar sampai saat ini pihak kontraktor tidak pernah memasang plang papan proyek,” jelas Lurah Kandis Kota.***(I.G.S).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *