Proyek Jalan Ratusima dan SS Kasim Dumai Disorot

0
34

Dumai,kompasriauProyek pembangunan jalan Ratusima Kelakap Tujuh Dumai Barat, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bumai Bidang Bina Marga dan proyek peningkatan Jalan SS. Kasim Kota Dumai, dinilai beberapa kalangan lamban, pasalnya proyek pekerjaan Jalan Ratusima sumber dana DAK penugasan dengan jenis proyek peningkatan Jalan Kelakap Tujuh sebagai pelaksana PT.Bumi Riau Indah Jaya nilai kontrak Rp.35.473.265.000,- .

Selaku konsultan pengawas  PT. Bentana Surya Cipta dan lama pekerjaan 150 hari kalender, hingga saat ini yang dikerjakan setakat lantai kerja yang panjangnya sekitar 200 meter boleh dibilang sebagian dari volume pekerjaan, namun setelah pekerjaan lantai dasar dikerjakan kemudian proyek tersebut terhenti.

“Penghentian kegiatan pekerjaan Jalan Kelakap Tujuh telah berlangsung sekitar dua puluh hari, terkesan digantung. Yang menarik perhatian publik, yakni tahun anggaran sumber dana DAK penugasan tersebut tidak disebutkan anggaran tahun berapa dalam papan plang yang dipasang pada pangkal proyek dimulainya pekerjaan (titik “0”),”ungkap Maman warga Dumai kepada awak media ini, Rabu (23/08/2017).

Menurut Maman, tergantungnya pembangunan pekerjaan peningkatan jalan Ratusima Kelakap Tujuh merugikan para pengguna jalan yang melintas di jalan tersebut menjadi terganggu, soalnya bila hujan lobang-lobang yang menganga pada badan jalan yang rusak tersebut berlumpur bagaikan kubangan kerbau, pada saat panas jalan tersebut penuh dengan debu, namun pihak kontraktor tidak melakukan penyiraman pada badan jalan yang berdebu tersebut.

Selain proyek peningkatan jalan Kelakap Tujuh yang dinilai lamban menjadi sorotan publik, juga proyek peningkatan Jalan SS. Kasim Dumai, yang juga menjadi sorotan YLBHN Dumai, Ir. M. Hasbi. Menurut Hasbi, pemenang tender proyek Jl. SS. Kasim  telah ditetapkan oleh panitia lelang, yakni PT Sentra Multikarya dengan nilai kontrak Rp.9.693.523.000,-, Proyek ini seharusnya sudah mulai dikerjakan tanggal 20 Juli 2017, jenis proyek hot mix plant, namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda kegiatan atau pemasangan plang proyek dilokasi tersebut.

“Bilamana  2 minggu kedepan, sejak pemenang tender ditetapkan sebagai pemenang dan kemudian kontraknya ditanda tangani  PT. Sentra Multikarya itu tidak dikerjakan, maka proyek tersebut bisa batal,” ujar Hasbi,Rabu  (23/08/2017).

Keterangan yang dihimpun awak media ini terkait pekerjaan lantai kerja peningkatan Jalan Kelakap Tujuh menyebutkan pekerjaan pembuatan lantai kerja, pihak kontraktor tidak melakukan penimbunan pada lubang-lubang yang menganga disepanjang badan jalan yang rusak. “Bahkan pihak kontraktor juga tidak menggeredor badan jalan, memang ada pembersihan lokasi tapi hanya pada bahu jalan, sementara lobang-lobang tersebut dibiarkan tidak ditimbun dan langsung dibuat lantai kerja,” sebut sumber kepada awak media ini,Rabu (23/8/2017).

Terkait hal tersebut, Kabid Bina Marga Dinas PU PR Kota Dumai, ketika diupayakan konfirmasi terkait mandeknya pekerjaan Jalan Kelakap Tujuh dan SS. Kasim Dumai,menurut sumber dikantor PU-PR Dumai Kabid Bina Marga sedang keluar.***(Pur)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here