Pernikahan Sarido Sitompul Dengan Dorasima Boru Situmorang

Efesus 5: 22-24

SARIDOHai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan, karena suami adalah kepala isteri sama seperti kristus adalah kepada Jemaat.

Keluarga adalah unit organisasi dan semua organisasi harus memiliki pimpinannya. Tanpa DSCF6560kepemimpinan, organisasi akan mengalami kekacauan. Seorang pemimpin ada agar organisasi itu tahu akan dibawa kemana.

Sikap tunduk adalah pedoman yang Tuhan berikan kepada istri agar dapat melanggengkan hidup bersama. Hal ini DSCF6564bukan perintah yang seolah-olah karena ketundukan adalah masalah / kelemahan manusia. Tanpa kecuali, kita semua sulit tunduk. Tapi ketika ketundukan terjadi, kerukunan dapat tercipta.

Tunduk tidak berarti tidak berpendapat atau kehilangan keunikan diri. Ingat, pernikahan adalah sebuah penyatuan bukan akuisisi. Dengan kata lain, istri sebagai penolong, istri boleh dan seharusnyalah menyumbangkan saran dan pendapat, namun setelahDSCF6563 itu, dia menyerahkan keputusan akhir kepada suami.

Otoritas di dalam sebuah rumah tangga, telah diserahkan Tuhan kepada seorang pria / suami. Harmonisasi dapat terjadi ketika kepemimpinan di dalam keluarga dipegang pria. Bukan berarti, sang istri tidak becus dalam memimpin, bahkan ada istri yang bahkan lebih baik dalam memimpin. Tapi ketika kita menaati apa yang Tuhan katakan, maka kehidupan keluarga akan makin diperbaharui dan makin serupa Kristus dari hari ke hari.

Pernikahan dilaksanakan di gedung GKPI Simpang Pulai,Kelurahan Basilam Baru, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, pada hari Rabu, 23 Agustus 2017.

T.Sitompul.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *