Saleh Terdakwa “Penyeludupan Manusia” Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Dumai, kompasriau-Setelah menjalani proses persidangan yang cukup panjang, akhirnya terdakwa Tengku Said Saleh alias Saleh di tuntut Jaksa Penuntut Umum dengan hukuman selama 7 tahun dan 6 bulan pidana penjara.

Tuntutan tersebut dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Dumai, Hengky Fransiscus Munte SH, yang digelar dalam ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) kelas IA Dumai, sore tadi, Rabu (30/8/2017).

Selain terdakwa Tengku Said Saleh alias Saleh dituntut selama 7,5 tahun pidana penjara, terdakwa lainnya dalam perkara yang sama, yakni Jowel Miah alias  Juhelmiah, juga dituntut hukuman yang sama selama 7 tahun 6 bulan penjara.

Sedangkan tuntutan untuk terdakwa Adlis alias Fadil, JPU Hengky Fransiscus hanya menuntut Fadil selama 6 tahun penjara sesuai perannya dalam perkara percobaan penyeludupan manusia ini.

Menurut JPU Hengky Fransiscus Munte SH, dalam surat tuntutannya, bahwa perbuatan ketiga terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan percobaan penyeludupan manusia secara bersama sama, sebagaimana diatur dalam pasal 120 ayat 2 Undang-undang Nomor 6 tahun 2011 tentang keimigrasian.

Selain hukuman terdakwa Saleh dan Jowel dituntut masing-masing 7,5 tahun penjara oleh JPU, Saleh dan Jowel juga dihukum denda masing-masing sebanyak Rp 1 miliar. Apabila terdakwa Saleh dan Jowel tidak mampu membayarnya, maka mereka (Jowel dan Saleh-red) harus menjalani hukuman tambahan masing-masing selama 4 bulan kurungan.

Demikian dengan terdakwa Adlis alias Fadil, selain memperoleh tuntutan penjara dari JPU selama 6 tahun dikurangi masa tahanan yang sudah dijalaninya, Fadil juga didenda membayar Rp 500 juta subsidaer selama 2 bulan.

Atas tuntutan yang dibacakan Jaksa Hengky, para terdakwa menjawab pertanyaan hakim Firman Khadafi Tjindarbumi SH MH, yang memimpin jalannya sidang menyebut akan mengajukan pledoi atau pembelaan tertulis melalui pengacaranya, Destiur Hasibuan SH pada sidang minggu depan.

Usai terdakwa menjawab hakim akan mengajukan pledoi pada sidang minggu depan, hakim Firman Khadafi Tjindarbumi dibantu hakim anggota Iswansyah, SH.MH dan hakim Liena SH M.Hum mengakhiri sidang.*** (Tambunan).

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *