Anas Barus “Asbun” Soal PT Ivo Mas Tunggal Diduga Masih Buang Air Limbah Ke Sungai

0
18

IMG-20170903-WA0001Kandis,kompasriau-Oknum petinggi PT Ivo Mas Tunggal “bohongi” publik soal air limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Ivo Mas Tunggal, diduga masih dibuang ke sungai Sam-Sam, Kecamatan Kandis.

Senin (28/8/2017), pihak PT Ivo Mas Tunggal, Anas Barus angkat bicara di media cetak menyebut pihak perusahaan PT Ivo Mas Tunggal sudah secara langsung menurunkan tim ke IMG-20170807-WA0009lapangan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Saat pemeriksaan , ditemukan penutupan pipa telah dalam keadaan terbongkar. Pihak PT Ivo Mas Tunggal menutup kembali pipa saluran tersebut secara permanen.

Namun, dari hasil investigasi Team kompas Riau dan pengurus PWRI hari ini, Minggu (3/9/2017) pukul 09.15.Wib, ditemukan PT Ivo Mas Tunggal UTJM diduga masih membuang air kotor ke anak sungai dan diduga limbah kotor tersebut dari pekerja membersihkan Pabrik Kelapa Sawit dan alat produksinya.

IMG-20170807-WA0018Bahkan tim Kompas Riau juga menemukan rembesan dan bekas limpahan air limbah dari kolong ke arah anak sungai yang mengalir ke sungai Sam-Sam.

“Pembohongan publik soal limbah PT Ivo Mas Tunggal”. Saudara Anas Barus “asal bunyi” atau “asbun” di media cetak mengatakan bahwa soal limbah, pihak PT Ivo Mas Tunggal melakukan pengecekan berkala. Tetapi hari ini kami masih menemukan di lapangan, pihak PT Ivo Mas Tunggal diduga masih membuang limbah sembarangan ke dalam anak sungai dan mengalir ke sungai Sam-Sam,”ungkap Indra Gunawan Sinulingga kepada Pemimpin Redaksi Kompas Riau,Minggu (3/9/2017).

Seperti dikabarkan media ini sebelumnya, bahwa PT Ivo Mas Tunggal PKS yang beroperasi di wilayah hukum Kabupaten Siak, diduga membuang air limbah ke dalam anak sungai dan mengalir ke sungai Sam-Sam pemukiman masyarakat di kawasan Desa Kandis.

Pengamatan tim awak media ini tepatnya di belakang  PT Ivo Mas Tunggal PKS, Minggu pagi (6/8/2017) lalu, ditemukan  air limbah di tempat pengumpulan janjangan kosong (jjk) di areal PKS  di tampung di bak sendimentasi dan mengalir melalui satu pipa paralon ke dalam anak sungai. Dimana aliran anak sungai tersebut dihilir melewati pemukiman masyarakat Desa Kandis bermuara di  sungai Sam-Sam.

Air limbah yang dihasilkan dari proses akhir TBS PT IMT PKS tersebut berwarna keruh,berminyak dan berbau busuk terlihat mengalir dari arah Bak Sendimentasi tertutup seng melalui pipa paralon mengalir bebas ke anak sungai dibawahnya.

Ketika hal tersebut di konfirmasi awak media kepada Mill Maneger PKS, Parman via telepon genggam, Minggu (6/8/2017), namun hingga saat ini belum ada penjelasan terkait hal tersebut.

“Sangat disesalkan jika perusahaan sekelas PT IMT yang sudah menyandang sertifikasi RSPO dan ISPO itu, namun pada faktanya tidak layak mendapatkan sertifikasi yang berazaskan kepatuhan  kepada seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku,”ungkap salah seorang warga Desa Kandis  tidak mau ditulis namanya di media ini.

Padahal menurut warga, anak sungai yang mengalir dari areal HGU PT IMT PKS banyak digunakan masyarakat di kawasan Desa kandis untuk mandi dan mencuci, aktivitas kehidupan sehari-hari.

“Mungkin saja kelangkaan ikan di sungai Sam-Sam ini salah satu faktor penyebabnya limbah yang dibuang oleh PT IMT PKS ke anak sungai dan bermuara ke sungai Sam-Sam ini,”keluh warga kepada awak media ini,Minggu (6/8/2017).***(tim).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here