Pekerja PT Ivo Mas Tunggal Cabut Pipa Air Lindi

0
23

IMG-20170911-WA0011Siak,kompasriau-Salah seorang warga bernama Indra Gunawan, peduli lingkungan di Kecamatan Kandis menjelaskan, bahwa pengolahan lindi merupakan salah satu alternatif untuk mewujudkan pengelolaan sampah secara terpadu dan berwawasan lingkungan.

Air lindi merupakan air dengan konsentrasi kandungan organik yang tinggi yang terbentuk dalam landfill akibat adanya air hujan yang masuk ke dalam landfill. Air lindi merupakan cairan yang sangat berbahaya karena selain kandungan organiknya tinggi, juga dapat mengandung unsur logam. Jika tidak ditangani dengan baik, air lindi dapat menyerap dalam tanah sekitar landfill kemudian dapat mencemari air tanah di sekitar landfill.

Lindi adalah limbah cair sebagai akibat masuknya air eksternal ke dalam timbunan limbah/sampah kemudian membilas dan melarutkan materi yang ada dalam timbunan tersebut, sehingga memiliki variasi kandungan polutan organik dan anorganik. Saat air hujan kontak dengan lahan sampah, sebagian air hilang menjadi limpasan dan mengalami evapotranspirasi. Sisa dari air tersebut masuk (infiltrasi) ke dalam timbunan sampah. Lindi akan timbul ketika kemampuan maksimum sampah menyerap air.

“Pada hari Kamis, tanggal 7 September 2017, pihak PT Ivo Mas Tunggal telah melakukan pencabutan pipa air lindi yang di dalam tanah sesuai hasil kunjungan petugas Badan Pencegahan Dampak Lingkungan Hidup Kabupaten Siak, tanggal 6 September 2017 menindaklanjuti kesimpulan paint 1 dan bekas galian tanah sudah ditutup kembali sesuai dengan kondisi saat pipa dibongkar,”terang Indra Gunawan kepada awak media ini,Senin (11/9/2017).

Menurut Indra Gunawan,  bahwa keterangan tim Klarifikasi PT Ivo Mas Tunggal kepada wartawan kompasriau berbeda dengan keterangan Kabid Pencegahan Dampak Lingkungan Hidup Kabupaten Siak.

“Petugas lingkungan hidup  mengatakan bahwa pihak PT Ivo Mas Tunggal akan mencabut pipa limbah yang mengarah ke anak sungai, memperbaiki seluruh buangan air limbah dan segala bentuk air kotor tidak boleh dibuangan ke sungai, tetapi tim klarifikasi PT Ivo Mas Tunggal mengatakan kondisi saluran air lindi dan penampungan air lindi PT Ivo Mas Tunggal dalam keadaan bersih, lalu kenapa petugas lingkungan hidup memerintahkan agar pipa air lindi itu segera dicabut,”ungkap Indra Gunawan.

Seperti dikabarkan media ini, bahwa pihak RSPO dan tim Kabid Pencegahan Dampak Lingkungan Hidup Kabupaten Siak, Rabu (6/9/2017), turun langsung ke areal Pabrik Kelapa Sait (PKS) PT Ivo Mas Tunggal UTJM,  merespons berita di media online kompasriau.com, soal PKS PT Ivo Mas Tunggal diduga membuang air limbah ke anak sungai di kawasan Desa Kandis, Kecamatan Kandis.

Dedi sebagai Kabid Analisis Pencegahan Dampak Lingkungan Hidup, Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Siak, mengucapkan terima kasih kepada wartawan media online kompasriau.com atas informasi yang diberikan kepada pihak instansi, terkait PKS PT Ivo Mas Tunggal diduga membuang limbah ke anak sungai di Desa Kandis, pada hari minggu,3 September 2017.

“Harapan kami agar lebih kritis media untuk menyoroti dan memantau soal limbah-limbah perusahaan yang diduga mencemari lingkungan di Kecamatan Kandis ini. Kami minta kerjasama dengan wartawan media kompasriau.com dan media lainnya dalam hal informasi terkait perusahaan-perusahaan yang mencemari lingkungan,”harap Dedi.

Ditegaskan Dedi, pihak PKS PT Ivo Mas Tunggal diberi waktu selama 7 (tujuh) hari untuk mencabut  pipa limbah yang mengarah ke anak sungai dan memperbaiki seluruh buangan air limbah dan segala bentuk air kotor tidak boleh dibuang ke sungai.

“Bila pihak PT Ivo Mas Tunggal tidak diindahkan peringatan pertama untuk memperbaiki seluruh buangan air kotor, maka kita akan lakukan tindakan sesuai hukum yang berlaku,”tegas Dedi kepada awak media ini termasuk kepada beberapa orang wartawan.

Menanggapi hal tersebut, Tim Klarifikasi PT Ivo Mas Tunggal membenarkan pada hari Rabu, tanggal 6 September 2017, PT Ivo Mas Tunggal telah menerima kunjungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Siak untuk melakukan investigasi dan verifikasi terhadap tuduhan yang dilayangkan kompasriau.com.

Hasil kunjungan lapangan Tim Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Siak menyatakan kondisi saluran drainasi air lindi tangkos dan kolam penampungan lindi PT IMT dalam keadaan bersih dan pipa didalam bronjong yang menjadi saluran air hujan ke arah sungai dalam keadaan bersih dan tertutup permanen. Oleh sebab itu, tuduhan yang dilayangkan kompasriau.com tidak benar.***(Red).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here