Proyek Jalan SS Kasim Dumai Lagi-Lagi Mogok

0
17

20170911_113427Dumai,kompasriau-Proyek Peningkatan Jalan SS. Kasim Dinas PU-PR Kota Dumai sumber dana APBD Dumai TA 2017, nilai kontrak diinformasikan sebesar Rp.9.693.523.000,00, sebagai pemenang lelang tender PT Sentra Multi Karya, jenis pekerjaan hot mix plant, lagi-lagi mogok alias jalan ditempat dalam sepekan ini dan menjadi perhatian awak media dan LSM.

Seperti hal yang dilakukan koordinator Litbang Perkumpulan Penggiat Penyelamat Kekayaan Daerah (P3KD) Dumai-Bengkalis M.Sofyan Fahrozi, dimana M.Sofyan  menyebut kualitas proyek Jl. SS kasim jadi sorotan, karena proyek tersebut terhenti dan molor dari jadwal.

“Dalam pelaksanaan pekerjaan peningkatan SS. Kasim bisa saja dikerjakan buru-buru, berdampak pada mutu proyek,  alat berat diperkirakan 2 pekan terhenti, parkir pada bahu jalan SS. Kasim percis depan perumahan Pelindo, meski telah dipublikasikan papan palang proyek belum terpasang,”ujar Sofyan pada awak media ini,Selasa (12/09/2017).

Dijelaskan Sofyan, pemasangan plang nama proyek suatu keharusan bagi pemenang tender, tujuanya agar masyarakat mengetahui, siapa pelaksana pekerjaan tersebut, jumlah volume pekerjaan, lama pekerjaan, lama perawatan, dan konsultan pengawasnya siapa, kemudian nomor kontrak, sehingga masyarakat bisa mengontrol.

Sebagaimana yang diharapkan Kabid Bina Marga PU-PR Kota Dumai, H. Ismail kepada awak media ini, pada edisi sebelumnya “mengajak insan pers dan masyarakat melakukan kontrol setiap pelaksanaan pembangunan khususnya di Kota Dumai. Bahkan menurut Sofyan, keterlibatan masyarakat dalam pengawasan diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945,”ajak H. Ismail kepada insan pers patut diapresiasi, guna kelangsungan proyek di lingkungan Bina Marga PU-PR Kota Dumai agar lebih baik.

Keterangan yang dihimpun awak media ini di kota Dumai menyebut bahwa pekerjaan hot mix plant tersebut seyogianya dilaksanakan tanggal 20 Juli 2017, namun kenyataanya dilapangan tampak pekerjaan yang dilaksanakan hanya setakat pelapisan pasir pada bahu jalan dengan ukuran panjang sekitar 50 meter X 5 meter,  sebelumnya  dilakukan pembersihan bahu jalan, juga tidak seluruhnya. Selain itu, alat berat yang digunakan terindikasi tidak sesuai standar.

“Padahal peningkatan Jalan SS. Kasim menggunakan material hot mix plant. Mestinya alat berat yang digunakan  lebih baik, sehingga pemadatan hot mix plant benar-benar padat dan mutunya juga akan lebih bagus. Namun, bilamana alat berat yang digunakan  tersebut tidak sesuai standar, maka kualitas proyek jalan. SS Kasim diragukan,”ungkap Sofyan.

Sofyan berharap kepada Dinas PU PR Kota Dumai sebagai penanggung jawab pelaksanaan proyek sumber dana APBD Jl. SS Kasim Dumai meninjau kembali terkait kelayakan alat berat yang digunakan kontraktor pemenang tender.***(PUR).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here