Petinggi PT Smart Tbk Masih Bungkam Soal PHK Sepihak

0
3

Siak,kompasriau-PT Smart Tbk Research Institute adalah salah satu anak perusahaan PT Smart Tbk  yang berpusat di Jalan H.M.Thamrin Jakarta Pusat dengan Direktur Utamanya, Jo Daud Dharsono penerima beberapa penghargaan dalam bidang bisnis.

PT Smart Tbk didirikan pada tahun 1962, tercatat pada bursa saham Jakarta sejak tahun 1992,sebagai anak perusahan Golden Agri Reourcer (GAR), PT Smart Tbk juga mengelola kegiatan usaha sektor oleokimia dibawah Sinarmas Oleochemical (PT SOCI MAS) dan Smart Research Institute sebagai bagian dari kegiatan operasional.

Seperti diberitakan media ini sebelumnya, bahwa diduga dengan sengaja zolim terhadap hak pekerja/Buruh yakni PT Smart Tbk Research Institute yang beroperasional di Kampung Sam-sam Libo Kecamatan Kandis Kabupaten Siak, diduga melakukan PHK sepihak tanpa penetapan PHI dan menelantarkan dengan sengaja status 17 orang karyawan BHL (Anggota PUK SPPI) yang bekerja sebagai tenaga tukang kebun dan perawatan pembibitan Sawit yang telah bekerja sudah mencapai masa kerja 1 s/d 5 tahun tanpa pernah di angkat menjadi pekerja tetap SKU.

Salah seorang BHL yang diberhentikan oleh perusahaan menuturkan kepada awak media ini, “Bahwa dirinya sudah bekerja selama 4 tahun lebih,  namun tidak pernah diangkat menjadi pekerja tetap/SKU. Bahkan ketika awak media ini bertanya: ”Apakah pada saat diterima bekerja pernah menandatangani surat perjanjian kerja (SPK).? Dan apa-apa hak perlindungan tenaga kerja (BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan) ? Ayah putra satu anak ini menjawab: “Saya tidak pernah tahu apa itu SPK dan soal BPJS kami rata-rata ( 17 orang red) hanya diikutkan kepada program BPJS ketenagakerjaan. Kalau kesehatan kami berobat sendiri dan sampai saat kami diberhentikan bekerja juga tidak ada pemberitahuan secara resmi atau disurati, hanya disampaikan bahwa mulai tangga 20 Juli 2017, kami tidak bekerja lagi. Itupun disampaikan secara lisan oleh staf perusahaan,”ungkap salah sorang BHL dengan wajah sedih.

Selain itu, salah seorang pengurus PUK SPPI PT Smart Tbk Research Institute menjelaskan kepada awak media ini, bahwa berdasarkan undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan maka: “Perusahaan sudah melanggar undang-undang nomor 13 tentang tata cara PHK bagi pekerja buruh pasal 150 s/155,perusahaan wajib membayarkan hak pekerja/buruh yang diPHK sesuai pasal 156 ayat 1 s/d 4.

Kepmenaker nomor 100 tahun 2004 juga melanggar perjanjian kerja bersama BKS-PPS yang berlaku di PT Smart Tbk Research Institute yakni pasal XIX tentang Jenis Pekerjaan dan pasal XX tentang pemutusan Hubungan Kerja.

“Perusahaan ini juga diduga sudah melakukan tindakan diskriminasi sebagaimana pasal 6 undang-undang nomor 13 tahun 2003 “Setiap pekerja/buruh berhak memperoleh perlakuakn yang sama tanpa diskriminasi dari pengusaha,”jelas pengurus PUK SPPI yang tidak bersedia disebut namanya.

Ketika ditanya apa langkah selanjutnya dari organisasi untuk melindungi hak berjumlah 17 orang anggota yang di PHK sepihak oleh perusahaan ? “Kami akan segera melaporkan pelanggaran hak anggota kami ini kepada pihak-pihak yang berwenang,”ujarnya menutup cerita kepada awak media ini.

Ketika hal tersebut dikonfirmasi secara tertulis kepada PT Smart Tbk Research Institute, pada tanggal 04 September 2017, namun hingga kabar ini belum ada penjelasan dari pihak PT Smart TBK. Kemudian awak media ini konfirmasi via telepon genggam kepada Wahyu Ahmad Sulistio sebagai Senior Maneger di  PT Smart Tbk Research Institute Libo. Wahyu Ahmad Sulistio mengatakan bahwa surat konfirmasi tertulis dari kepala perwakilan media kompasriau.com sudah diteruskan kepada HRD perusahaan, tetapi sampai saat ini pihak perusahaan PT Smart Tbk belum memberi jawaban.

Kemudian awak media ini konfirmasi via WA kepada salah satu pejabat disnakertrans Kabupaten Siak, soal PHK sepihak tersebut, apakah sudah dilaporkan sebelumnya oleh perusahanaan ?, namun menurut salah satu pejabat di Disnakertrans, bahwa PT SMART Tbk Research Institute Libo belum melaporkan persoalan PHK apapun kepada disnakertrans Kabupaten Siak.***(IGS/PWRI).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here