Udin Pelor DPO Diduga Berada Di Tempat Mafia Julbacok

0
31

Bengkalis,kompasriau-Udin Pelor dengan Julbacok (DPO) dalam perkara terdakwa Jauhari, Alex dan Heri, diduga berada di KM 9, Kecamatan Mandau.

“Kabarnya Udin Pelor dengan Julbacok DPO, tetapi mereka berdua DPO sering kami lihat berada di tempat mafia Julbacok,”ungkap beberapa orang warga di Kecamatan Mandau kepada awak media ini yang namanya tidak mau ditulis di media ini, Selasa (10/10/2017)

Menurut salah seorang warga yang layak dipercaya, bahwa berdasarkan surat pengambilan barang yang dikeluarkan oleh PT Ivo Mas Tunggal kepada CV. TS sebagai jasa angkutan untuk mengangkut muatan inti sawit dari PT Padasa Enam Utama Kebun Kalianta Dua-Kampar dan mengirimkan ke PT Ivo Mas Tunggal.

CV. TS yang diwakili oleh Jauhari, Alex dan Heri yang merupakan sopir truck jasa angkutan CV. TS mengangkut muatan inti sawit tersebut dari PT Padasa Enam Utama Kebun Kalianta Dua-Kampar dengan tujuan ke PT Ivo Mas Tunggal yang berada di Kecamatan Sungai Sembilan, kota Dumai.

Bahwa pada tanggal 22 Mei 2017,  truck bermuatan inti sawit yang dikemudikan Jauhari, Alex dan Heri berhenti di tempat mafia Julbacok yang berada di KM 9,Kecamatan Mandau dan beberapa inti sawit diduga langsung diturunkan dari kendaraan truck yang bermuatan inti sawit tersebut dan diduga diganti dengan cangkang di tempat mafia Julbacok.

Udin Pelor sebagai pengurus CV. TS diduga memerintahkan Jauhari,Alex dan Heri untuk berhenti di tempat mafia Julbacok. Setelah Jauhari, Alex dan Heri diduga menurunkan muatan inti dan mengantikan dengan cangkang, ketiga orang sopir truck CV. TS tersebut melanjutkan perjalan menuju PT Ivo Mas Tunggal yang berada di Dumai untuk melakukan pembongkaran muatan.

“Tetapi setelah ke 3 truck tersebut sampai di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, pihak PT Ivo Mas Tunggal menolak dibongkar muatan inti sawit muatan truck itu, karena dari hasil pemeriksaan pihak PT Ivo Mas Tunggal, ketiga truck bermuatan inti sawit tersebut bermasalah,”ungkap warga.

Informasi lain yang berhasil dihimpun awak media ini di KM 9, Kecamatan Mandau menyebutkan dua oknum PNS bermarga Perangin-angin dan marga Sirait diduga bertugas Tanjung Morawa bebas bekerja di CV. TS untuk mengantikan jabatan Udin Pelor (DPO) sebagai humas di CV TS.

“Siperangin-angin dan Sirait diduga PNS bertugas di Tanjung Morawa, tapi mereka bisa bekerja di CV. TS di Kecamatan Mandau ini untuk mengantikan Udin Pelor,”ungkap warga.

Ketika hal tersebut dikonfirmasi awak media ini kepada humas CV TS, Perangin-angin via handphone dengan nomor 081262833…,namun hingga berita ini dimuat belum ada tanggapan atau penjelasan.

Informasi yang berhasil dihimpun awak media ini di kantor Kejaksaan Negeri Dumai menyebutkan bahwa perbuatan terdakwa Jauhari, Alex dan Heri, diduga menurunkan sejumlah inti sawit dan diganti dengan cangkang di tempat mafia Julbacok di KM 9, Kecamatan Mandau, tanpa sepegetahuan pihak CV TS. Perbuatan ke 3 terdakwa diancam pidana dalam pasal 372 KUHP jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.***(K.S).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here