Di Batam Banyak Proyek Tanpa Papan Nama

0
2

Batam,kompasriau-Banyak ditemukan pengerjaan proyek tanpa menggunakan papan nama, hal ini sepertinya sudah menjadi kebiasaan dari sebagian kontraktor khususnya yang mendapatkan proyek penunjukan langsung (PL).

Berdasarkan investigasi dan penelusuran tim media ini dilapangan diperoleh informasi bahwa masih banyak perusahaan yang mendapatkan proyek penunjukan langsung (PL) dari Dinas Bina Marga tidak terdaftar ke BPJSTK.

Padahal berdasarkan UU No 24 tahun 2011 dan diperkuat PP No 24 tahun 2015 bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kehidupan para pekerja khususnya dibidang kontruksi bangunan dan sipil.

“Lembaga penegak hukum Polri,kejari dan KPK sudah sepatutnya melakukan pengecekan terkait data atau dokumen setiap perusahaan yang mendapatkan proyek penunjukan langsung (PL) di Dinas Bina Marga, hal ini tentunya untuk menghindari adanya kongkalikong dengan oknum – oknum tertentu.

ES salah seorang pemantau pembangunan sipil di kota Batam, mengatakan kepada awak media ini, bahwa pihak kontraktor selalu masih ada ditemukan tidak memasang plang/papan nama proyek, tentu ini sangat aneh, jangan – jangan perusahaan tersebut tidak terdaftar di BPJSTK, “ucapnya sumber pada media ini yang tidak mau ditulis namanya.

Terkait proyek Drainase di Tembesi Raya tidak ditemukan plang/papan nama proyek, saat tim media ini mendatangi kantor Bina Marga dan bertemu Dohar Kabid Drainase, Senin (16/10/2017) bertanya mau ngapain datang keruangan saya, ini mau rapat lagi sekarang, sepanjang kita tidak memiliki suatu kepentingan tertentu untuk pribadi kita tidak takut.

“Beritanya sudah saya baca, biar saya jelaskan bahwa tidak ada proyek tanpa papan nama, kalau proyek disekitar perumahan Tembesi Raya papan nama proyek waktu itu dipasang dipojok sebelah kiri, kalau tidak percaya besok kita sama-sama pergi kelokasi, “ ucap Dohar Hasibuan.

Dohar Hasibuan mengatakan kadang papan nama proyek sudah dipasang bisa saja hilang atau tertimbun tanah, kalau masalah itu pihak kantraktornya sudah saya suruh lagi memasangnya,”kata Dohar Hasibuan.

“Ada tidak pihak kontraktor yang mau bekerja tanpa ada kontrak kerja , kalau ada terus siapa yang akan membayarnya, jika ada proyek dan pihak kontraktor tidak memasang papan nama tidak akan dibayarkan,”kata Dohar lagi.

Masih kata Dohar, saya juga tidak hapal nama – nama kontraktor tersebut, karena kontraktor di kota Batam sangat banyak sekali, saya juga lupa berapa nilai pagu dan berapa lama masa waktu pengerjaannya,”tutupnya.***(Roma)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here