Memori Kasasi Atas Vonis Bebas Percobaan Penyeludupan Manusia

0
4

Dumai, kompasriau-Kejaksaan Negeri Dumai, melimpahkan berkas permohonan memori kasasi ke Mahkamah Agung (MA) RI, atas putusan bebasnya tiga terdakwa percobaan penyeludupan manusia.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Dumai, Mat Perang Yusuf SH MH, melalui Jaksa Hengky Fransiscus Munte SH, membenarkan berkas permohonan memori kasasi sudah diserahkan.

Hengky Fransiscus kepada awak media ini, Senin (30/10/2017) menyebut, bahwa permohonan kasasi terhadap ketiga terdakwa atas putusan bebas oleh hakim majelis, sudah diserahkan ke Mahkamah Agung  melalui Panitera Pengadilan Negeri (PN) klas IA Dumai.

“Berkas permohonan kasasi sudah kita serahkan 20 Oktober 2017 kemarin ke Panitera PN Dumai. Kita tinggal menunggu putusan MA,”ungkap Hengky menjelaskan.

Disinggung apakah Hengky mengetahui soal kapan pihak PN Dumai mengirim berkas permohonan memori kasasi tersebut ke MA, Hengky Fransiscus mengatakan bahwa pihaknya akan proaktif bertanya kepada panitera PN Dumai.

“Kita akan pantau proses pengiriman berkas permohonan kasasi dan akan proaktif bertanya,”tandas Hengky Fransiscus.

Ditanya terpisah soal permohonan kasasi tersebut, Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Dumai, Emri Kurniawan SH MH, juga membenarkan kalau berkas permohonan memori kasasi atas nama terdakwa Tengku Said Saleh alias Saleh, Jowel Miah alias Juhelmiah dan Adlis alias Fadil sudah diserahkan ke MA melalui Panitera PN Dumai.

“Tanggal 12 Oktober 2017 kemarin, kita menyatakan kasasi dan tanggal 20 Oktober 2017 menyerahkan memori kasasi ke MA lewat Pengadilan Dumai,”jelas Emri.

Tengku Said Saleh alis Saleh, Jowel Miah alias Juhelmiah dan Adlis alias Fadil, merupakan terdakwa dugaan pencobaan penyeludupan manusia.

Ketiga terdakwa ini sebelumnya dituntut oleh JPU Hengky Fransiscus Munte SH diduga melakukan perbuatan tindak pidana percobaan penyeludupan manusia.

Saleh dan Jowel Miah dituntut masing-masing selama 7 tahun 6 bulan pidana penjara. Sedangkan Fadil dituntut selama 6 tahun penjara.

Namun, atas tuntutan JPU yang perbuatan ketiga terdakwa terang benderang terbukti diakui terdakwa, hakim majelis berpendapat lain.

Hakim majelis dipimpin Firman Khadafi Tjindarbumi SH MH dalam amar putusannya menghukum bebas ketiga terdakwa.***(Tambunan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here