Drs Paruntungan Pane MM : DPRD Akan Melakukan Verifikasi Ulang Terhadap Seluruh Perizinan

0
6
Jpeg

Dumai, kompasriau-Sumber kelangkaan gas elpiji 3 kg di Kota Dumai dinilai banyak pihak tidak lepas dari sistem pendistribusian dan penyaluran yang salah.

Fakta dilapangan membuktikan, sasaran pendistribusian dan penyaluran tabung gas bersubsidi elpiji 3 Kg telah merambah ke kalangan pelaku usaha bisnis di Kota Dumai.

Akibat dari salah sasaran pendistribusian kepada pelaku usaha bisnis, warga masyarakat yang patut menerima gas subsidi tabung 3 kg tersebut mendapat kesulitan karena langka.

Hasil temuan tim gabungan Dinas Perdagangan, Pertamina pemasaran, DPRD Dumai dan sejumlah instansi lainnya dalam sidak yang dilakukan pada sejumlah rumah makan dan restaurant, Senin (30/10/2017) kemarin, sudah menjawab soal akar masalah kelangkaan elpiji 3 kg tersebut.

Dimana, dalam pelaksanaan inspeksi mendadak (sidak) tim gabungan lintas instansi ini, tim menemukan sejumlah kedai kopi, rumah makan dan restoran memakai gas subsidi elpiji 3 kg dengan jumlah banyak setiap tempat.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Dumai, Drs Paruntungan Pane MM, menyikapi fenomena di tengah masyarakat soal kelangkaan elpiji 3 kg.

Atas temuan dilapangan, Paruntungan Pane, yang membidangi perekonomian dan keuangan di komisi II DPRD menghimbau para pelaku usaha bisnis di Kota Dumai untuk tidak lagi mempergunakan gas bersubsidi 3 kg.

Rumah makan, kedai kopi apalagi restauran merupakan usaha bisnis yang sudah dihimbau dan dilarang untuk tidak memakai elpiji 3 kg.

Namun dari temuan saat dilakukan sidak, sejumlah pelaku usaha dimaksud kata Paruntungan Pane, masih memakai gas bersubsidi 3 kg.

“Gas bersubsidi 3 kg merupakan hak rumah tangga, karena itu, rumah makan, kedai kopi dan restauran termasuk para pelaku usaha bisnis untuk tidak memakai gas bersubsidi 3 kg”, tandas Paruntungan saat media ini meminta tanggapannya seputar kelangkaan gas elpiji 3 kg kepada media ini, Selasa pagi (31/10/2017).

Paruntungan Pane mengatakan, berangkat dari situasi kelangkaan elpiji 3 kg tersebut, pihaknya di komisi II DPRD Dumai akan terus mengawasi proses pendistribusian dan penyalura LPG 3 Kg.

Bahkan kata Paruntungan, dalam waktu dekat, komisinya di DPRD Dumai akan melakukan perifikasi ulang seluruh perizinan di Kota Dumai.***(Tambunan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here