Mangaratua SH: Tek Ming Tidak Ada Melakukan Perbuatan Melawan Hukum

0
2
Jpeg

Dumai,kompasriau-Sidang lanjutan perkara nomor: 290/Pid.B/2017/PN.Dum, dengan terdakwa Tek Ming, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Dumai, dipimpin hakim ketua, Aziz Muslim SH,  Rabu (1/11/2017), dengan agenda pembacaan  surat pembelaan dari penasihat hukum (PH) terdakwa, Mangaratua Tampubolon,SH.

Dalam surat pembelaan yang dibacakan  Mangaratua Tampubolon,SH mengatakan terdakwa Tek Ming telah dituntut  Jaksa Penuntut Umum (JPU) karena melanggar pasal 372 KUHPidana.

Bahwa pada tanggal 22 Agustus 2017, terdakwa, Tek Ming dituduh telah memiliki “sesuatu” yang didalilkan saksi Sumanto merupakan miliknya.

Namun fakta hukum yang terungkap dipersidangan bahwa saksi Sumanto (pelapor)  mengaku mengetahui jumlah uang di rekening bersama atas nama PT Samudera Homal Sejahtera senilai Rp.29.000.000,- ,dan saksi Sumanto ketahui sendiri karena saksi Sumanto memerintahkan terdakwa Tek Ming untuk bersama-sama dirinya mencairkan uang tersebut untuk kepentingan pribadi saksi Sumanto, tetapi terdakwa Tek Ming keberatan karena masih ada penghitungan keuangan yang masih harus dimusyawarahkan secara bersama.

Tindakan terdakwa Tek Ming itu dilandaskan pada akta notaris tertanggal 15 April 2016, dimana hak untuk mencairkan uang yang terdapat dalam rekening bersama atas nama PT Samudera Homal Sejahtera dalam kaitannya dengan proyek pekerjaan tersebut, terdakwa Tek Ming harus bersama-sama dengan saksi Sumanto mencairkan uang tersebut atau tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri.

Lebih lanjut Mangaratua mengatakan, bahwa dengan unsur “perbuataan melawan hukum” menjadi terang bederang tidak terbukti pada persidangan karena fakta hukumnya terdakwa Tek Ming tidak ada melakukan perbuatan melawan hukum terhadap kepentingan saksi Sumanto dalam kaitannya dengan perjanjian kerjasama, pada tanggal 21 April 2016.

Terdakwa Tek Ming sudah membuktikan pada persidangan bahwa terdakwa tidak ada menguasai sejumlah uang yang dituduhkan saksi Sumanto yang berasal dari rekening bersama atas nama PT Samudera Homal Sejahtera, pada tanggal 22 Agustus 2016 ketika Sumanto membuat laporan ke Polsek Sungai Sembilan, kota Dumai, dugaan penggelapan uang tersebut.

Menurut Mangaratua,  justru saksi Sumanto yang diduga melakukan upaya yang dapat dipersamakan artinya tindakan pemerasan terhadap terdakwa Tek Ming dengan ancaman akan melaporkan terdakwa ke polisi apabila keinginannya tersebut tidak dipenuhi terdakwa Tek Ming.

Dalam tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengatakan saksi Sumanto menderita kerugian dalam perkara ini senilai Rp.231.000.594,-, sedangkan dalil ini justru bertentangan dengan keterangan saksi korban Sumanto sendiri dalam BAP tanggal 22 Agustus 2016 yang menyebutkan kerugian korban Sumanto sebesar Rp.150.543.739.

Bahwa dihubungkan dengan BAP Sumanto, tanggal 22 Agustus 2017 yang menyebutkan “sisa uang sebesar Rp.216.892.547,- sudah diambilnya”

“Dalam tuntutan Jaksa Penuntut Umum kerugian korban Sumanto dalam perkara ini tidak disusun berdasarkan bukti-bukti yang sah secara hukum,”ujar Mangaratua.

Lanjutnya, dalam kaitannya dengan barang bukti berbentuk uang sejumlah Rp.29.000.000,- yang telah disita dalam perkara ini, maka terbukti bahwa uang tersebut disita dari saksi Sumanto oleh pihak penyidik Polsek Sungai Sembilan.

“Maka secara yuriduis formil terdakwa Tek Ming terbukti tidak pernah menguasai barang bukti, karena tidak ada satu rupiah pun uang saksi Sumanto yang dikuasai oleh terdakwa Tek Ming,”tandas Mangaratua.

Dikatakan Mangaratua, bahwa dalam surat tuntutan Jaksa Penuntut Umum dalam perkara ini tidak dapat dibuktikan kebenaran hukumnya, sehingga penasihat hukum terdakwa mohon putusan untuk menolak tuntutan JPU untuk seluruhnya dan membebaskan terdakwa dari segala tuntutan hukum dalam perkara tersebut.

Menanggapi hal itu, Jaksa Penuntut Umum, Agung Nugroho,SH  akan menanggapi nota pembelaan penasihat hukum terdakwa secara tertulis, pada sidang lanjutan tanggal 6 November 2017.***(KS).

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here