Sidang Lanjutan Tergugat Kementerian Dalam Negeri RI Dkk

0
1

Dumai, kompasriauGugatan perdata soal lingkungan hidup dan tata ruang yang di gugat Yayasan Wahana Sinergi Nusantara, masuk dalam tahap penyerahan bukti surat dari para penggugat.

Sebelumnya dalam putusan sela Pengadilan Negeri (PN) Dumai, pada tanggal 24 Oktober 2017, menolak eksepsi dari tergugat, Kementerian Cq Pemerintah Daerah Propinsi Riau Cq Pemerintah Kota Dumai dkk dan memerintahkan para pihak dalam perkara ini untuk selanjutnya pemeriksaan pokok perkara.

Selasa (7/11/2017), dilanjutkan sidang dengan agenda penyerahan bukti surat ini. Hakim yang memeriksa perkara perdata ini dipimpin hakim ketua, Renaldo Meiji Hasoloan SH MH, dibantu hakim anggota, Alfonsus Nahak SH, hakim Adiswarna Chainur Putra SH CN MH dan panitera pengganti (PP),  Ahmadi.

Dalam perdata ini, kementerian dalam negeri Republik Indonesia, Cq Pemerintah Daerah Provinsi Riau Cq Pemko Dumai sebagai tergugat I selaku pihak pemberi izin.

Sementara tergugat lainnya yakni, PT Wilmar Nabati Indonesia sebagai tergugat II, PT Inti Benua Perkasatama, tergugat III, PT Nagamas Palm Oil, tergugat IV, PT Sarana Agro Nusantara selaku tergugat V, PT Kuala Lumpur Kepong, sebagai tergugat VI, PT Bulking tergugat VII dan PT Sari Dumai Sejati merupakan tergugat VII.

Sementara itu, PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Cabang Dumai sebagai turut tergugat, karena para tergugat berada di kawasan Pelindo Cabang Dumai.

Pokok perkara para tergugat ini digugat penggugat Yayasan Wahana Sinergi Nusantara lewat PN Dumai, soal perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup sebagaimana termaktub dalam pasal 92 Undang undang Nomor 32 tahun 2009.

Soal pengendalian pemanfaatan ruang penetapan peraturan Zonasi dan pemberian perizinan sebagaimana diatur dalam pasal 35 tahun 2007 tentang penataan ruang.***(Tambunan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here