Dinas Lingkungan Hidup Izinkan PT Dian Anggara Persada PKS Buang Sisa Limbah Ke Sungai?

0
431

IMG-20171116-WA0010Siak,kompasriau-Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Siak melalui Kabid Pengendali  Pencemaran Dan Kerusakan Lingkungan hidup, Ardan, saat dikonfirmasi awak media ini mengaku telah memberi izin kepada PT Dian Anggara Persada PKS untuk membuang sisa limbah yang telah diolah dan memenuhi standar baku mutu air sesuai PermenLH No.05 tahun 2014.

IMG-20171116-WA0017“Pihak PT DAP yang beroperasi di KM 18, Kecamatan Kandis, per tiga bulan melakukan uji labor mutu air pada kolam terakhir yang diizinkan DLH soal sisa air limbah yang dapat dibuang ke lingkungan,”pesan Ardan kepada awak media ini via WA, Kamis (15/11/2017).

Ketika ditanya sejak tahun berapa izin tersebut diberi kepada PT Dian Anggara Persada PKS  itu.? Menurut Ardan, sebelumnya Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Siak sudah memberi izin kepada PT Dian Anggara Persada PKS Mutiara Samsam Kandis.

“Izin untuk PT DAP sudah ada sebelumnya dari DLH Siak,”jawab Ardan.

IMG-20171116-WA0018Satu saluran pembuangan permanen dimana pipa dilengkapi oleh flowmeter menurut pihak DLH Siak adalah sudah baik dibuang ke lingkungan bukan lagi air limbah seperti kolam-kolam yang lainnya.

Ketika awak media ini menunjukkan foto-foto  kondisi air di ujung pipa yang tampak sengaja ditutup dengan pelepah-pelepah kering terlihat skam yang mengandung minyak pada parit saluran, namun  Kabid Dinas Pengendali Pencemaran Dan Kerusakan Lingkungan Hidup tidak memberikan komentar.  Kabid Dinas LH hanya mengatakan, hari selasa atau hari rabu depan pihak DLH akan turun lapangan dan mengajak awak kompasriau dan tim DPC PWRI Siak untuk turun ke PT Dian Anggara Persada PKS Mutiara Samsam Kandis.

Ditanya soal snator pembakaran Tangkos dan Asap hitam cerobong boiler PT Dian Anggara Persada PKS sepanjang memenuhi baku mutu udara tidak ada masalah dan soal adanya limbah-limbah PT Dian Anggara Persada PKS yang berserakan di areal dan parit-parit  kebun Koperasi Air Kehidupan, apakah hal itu merupakan pencemaran lingkungan?  Menurut Ardan,  yang diizinkan DLH Siak hanya satu saluran pembuang air sisa limbah permanen ke anak-anak sungai dan  pipa tersebut dilengkapi flowmeter.

Namun sangat aneh, bahwa  pengamatan tim kompasriau di lapangan, terlihat limbah yang diolah PT Dian Anggara Persada PKS konon banyak skam kotoran minyak di permukaan dan sebagai tumbuh rumput-rumput  liar ditengah kolam dan tanggul-tanggul kolam dengan level permukaan sudah hampir sama tingginya dan disana sini terlihat air limbah yang meluap keluar tanggul kolam limbah PT Dian Anggara Persada PKS Mutiara Samsam Kandis.

Menurut sejumlah masyarakat di sekitar perusahaan, bahwa setiap musim kemarau tiba debit air turun dan sering warga menemukan ikan-ikan  liar pada aliran-aliran air mati dan itu sudah hal biasa dan airpun berubah menjadi bau busuk.

“Kalau memang air kolam terakhir sudah layak dibuang ke air, kenapa tidak dibudidayakan saja pada kolam tersebut ikan-ikan air tawar sebagai pengontrol mutu air dan bisa juga menjadi program buat peningkatan kesejahteraan karyawan,  bahkan untuk membantu masyarakat disekitar perusahaan,”ujar salah satu masyarakat KM 18 kepada awak media ini.

Yang menjadi pertanyaan sejumlah masyarakat Kandis, kenapa bisa terbit izin PT Dian Anggara Persada PKS Mutiara Samsam Kandis yang disinyalir sudah cukup lama merambah kawasan hutan dan melanggar undang-undang nomor; 18 tahun 2013.?*** (IGS/PWRI Siak).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here