PT Dian Anggara Persada PKS Diduga Buang Limbah Ke Sungai

0
92

IMG-20171116-WA0005Siak,kompasriau-PT Dian Anggara Persada PKS Mutiara Samsam Kandis, anak perusahaan PT ANG, yang berada di lingkungan perkebunan Koperasi Air Kehidupan (K.A.K),  KM-18, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, diduga membuang air limbah PKSnya ke anak sungai yang melintasi lahan dan perkampungan masyarakat  KM-17, Kampung Sam-Sam.

Hal tersebut terlihat dengan jelas dari hasil pengamatan tim wartawan kompasriau  bersama tim DPC PWRI-Siak  di lapangan, tepatnya  perkebunan kelapa sawit divisi 3 berbatasan dengan hutan kecil peringan kebun K.A.K.

Dari salah satu kolam limbah tampak jelas pipa dan saluran permanen, dimana pada ujung buangan ditutupi dengan pelepah-pelepah  kelapa sawit kering.

Dari beberapa keterangan masyarakat di sekitar perusahaan yang tidak ingin disebut namanya, menyebutkan, “ Sejak berdiri  pabrik kelapa sawit  di daerah tersebut,  bila musim kemarau tiba parit-parit kebun dan areal kebun air limbah berserak, entah disengaja atau tidak, namun mulai berdiri sampai saat ini itu pemandangan biasa,sering juga kami temukan ikan-ikan  di anak sungai maupun diparit-parit  kebun mati,  mungkin karena air limbah saat musim kemarau,”sebut sumber.

Dikatakan sumber, sangat mengherankan begitu banyak masalah di perusahaan anak Group dari PT ANG ini terjadi, namun sejak tahun 90 an PT ANG menguasai daerah kawasan hutan, tapi  aparat penegak hukum seakan terkesan “tutup mata”.

“Padahal lembaga Negara DPRD Siak bagian kehutanan sudah melaporkan pelanggaran undang-undang nomor 18 tahun 2013,  yang diduga dilakukan oleh PT Dian Anggara Persada PKS  di km 18 Kampung Sam-sam Kecamatan Kandis,”ungkap sumber.

Ketika awak media ini bertanya  apakah benar di dalam kebun Koperasi Air Kehidupan ada masyarakat bertempat tinggal berjumlah  2000 Kepala Keluarga (KK).?  “Sepengetahuan saya  sejak saya  tinggal di Km-18 sejak  tahun 2005, saya tidak pernah tau ada kampung di dalam koperasi air kehidupan ini, tetapi yang ada adalah pemondokan karyawan kurang lebih 15 perumahan karyawan, sekolah  juga tidak ada karena anak-anak  karyawan PT ANG semua bersekolah SD ke KM 19, dan kalau siswa SMP ke simpang Rukiman Libo,”jawab sumber menutup cerita kepada awak media ini.

Dari pantauan awak media ini lapangan  terlihat asap hitam pekat  juga keluar dari cerobong pembakaran boiler PT Dian Anggara Persada PKS Mutiara Samsam Kandis. Menurut warga  hal seperti itu sudah sering terjadi di lingkungan PT Dian Anggara Persada PKS Mutiara Samsam Kandis.

Ketika hal itu dikonfirmasi awak media ini via telepon genggam kepada Manager operasional PKS,  Jhony Arta Bangun, namun hingga kabar ini dimuat, pihak PT Dian Anggara Persada PKS masih memilih bungkam. ***(IGS/DPC PWRI Siak).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here