Wakil Walikota Dumai Ajak Umat Kristiani Untuk Berjuang Bahu-Membahu, Besama-Sama Dengan Umat Beragama Lainnya

0
228

Natal GPPSDumai, kompasriau-Perayaan Natal GPPS Jemaat Immanuel di Jalan Batu Bintang, Kelurahan Bukit Batrem, kota Dumai, belangsung meriah dan penuh sukacita, Rabu (13/12/2017).

Dalam sambutannya, Pendeta GPPS Jemaat Immanuel, Markus Tumanggor, S.Th mengucapkan terima kasih atas kehadiran pengurus Persekutuan Jemaat Kharismatik Dumai (PJKD), jemaat dan tamu undangan lainnya yang telah meluangkan waktunya hadir dalam acara natal tersebut.

Hadir dalam acara tersebut, Penasehat PJKD, Pendeta B.Aritonang, Ketua PJKD, Pendeta J.Y Sianturi, S,Th, Sekretaris PJKD, Pendeta B.Sitorus, bagian humas PJKD, Pendeta Yohanes Ismanto Simaremare, Pendeta Januari Laia dari GKII Dumai, Pendeta Boru Simanjuntak dari GBI Sikumana, Pendeta Samosir dari GBI ICC Rayon II Dumai, Pemimpin Redaksi Kompas Riau, T.Sitompul dan puluhan jemaat, majelis gereja yang bergabung di PJKD Dumai.

Usai acara, Walikota Dumai, Drs H.Zulkifli, As, yang diwakili Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo dalam sambutannya mengucapkan terima kasih yang tulus dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada ketua panitia pelaksana yang telah memberikan kesempatan kepadanya untuk menyampaikan sambutan pada acara tersebut.

Dikatakan Eko, umat Kristiani di kota Dumai, sebagaimana halnya umat-umat beragama yang lain adalah bagian yang tidak terpisahkan dari bangsa kita secara keseluruhan.

Sebab itu, umat Kristiani juga memikul tanggung jawab yang sama dalam berjuang membangun bangsa dan negara menuju hari esok yang lebih baik.

“Saya mengajak kepada umat Kristiani untuk berjuang bahu-membahu, bersama-sama dengan umat beragama lainnya dalam mengejar ketertinggalan kita dari bangsa-bangsa lain,”harap Eko.

Lanjutnya, adanya perbedaan diantara kelompok-kelompok umat beragama, itu adalah suatu kewajaran yang harus kita terima dengan sikap arif dan dewasa.

“Masalah akidah atau hal-hal fundamental yang berkaitan dengan keyakinan, marilah kita kembalikan hal itu kepada ajaran agama masing-masing. Hal-Hal yang perlu kita dialogkan, kita diskusikan dan kita musyawarahkan adalah hal-hal yang menyangkut kehidupan bersama kita dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,”ujar Eko.

Kerukunan hidup antar umat beragama, kebebasan dan keluwesan dalam menjalankan ibadah agamanya, memang sedari dulu sudah menjadi tajuk keharmonisan dan kerukunan kita di kota Dumai.

“Inilah yang diamanatkan dalam Kitab Mazmur 133: 1: Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya,apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun,”harap Eko.***(Red).

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here