Perayaan Natal GBI Jemaat Bukit Timah Penuh Sukacita

0
184
Jpeg
Jpeg
Pendeta Humisar Sinaga

Dumai, kompasriau-Ibadah Perayaan Natal Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jemaat Bukit Timah, bertempat di Gedung GBI Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, kota Dumai, berlangsung meriah dan penuh sukacita, Rabu (20/12/2017).

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Persekutuan Jemaat Kharismatik Dumai (PJKD), Pendeta J.Y.Sianturi S.Th, Sekretaris umum PJKD, Ps Boyke Sitorus, Penasehat  PJKD, Pendeta  B.Aritonang dari GBIS

Jpeg
Lagu Pujian Dari Jemaat GBI Bukit Timah

Sion Dumai, Pendeta Pasaribu dari GBI Lubuk Gaung, Pdm B.Bangun dari GBI Air Bersih Dumai, puluhan jemaat, majelis gereja dan undangan lainnya dari kota Dumai.

Pendeta Humisar Sinaga yang datang dari Medan menyampaikan firman Tuhan dalam Kejadian 9: 16: “Jika busur itu ada di awak, maka Aku akan melihatnya, sehingga Aku mengingat perjanjian-Ku yang kekal antara Allah dan segala Makhluk yang hidup, segala makhluk yang ada di bumi.

Lanjutnya, di dalam Kejadian 8: 20:21 tertulis: Lalu Nuh  mendirikan mezbah bagi Tuhan; dari segala binatang yang tidak haram dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa ekor, lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu. Ketika Tuhan mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah Tuhan dalam hatinya. “Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecil, dan Aku takkan membiasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan.

“Tuhan itu sangat luar biasa mengasihi manusia, saudara dan saya. Karena itu, marilah kita mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan. Seperti Nuh, ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu, persembahan yang sangat terbaik. Ketika Tuhan mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah Tuhan, takkan mengutuk bumi ini lagi,”ujar Pendeta Humisar kepada Jemaat.

Dalam Kejadian 6 ayat 9 tertulis: Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh hidup bergaul dengan Allah.

“Dalam alkitab tertulis bahwa Nuh adalah orang yang hidup bergaul dengan Allah dan orang yang benar dan tidak tercela. Karena itu, saya ajak semua jemaat untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah dilengkapi untuk setiap perbuatan baik dan kita harus setiap hari berdoa,”ajak Humisar.

Seperti tertulis dalam 2 Timotius 3: 16: Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermamfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

“Buanglah semuanya, yaitu marah, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu. Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan kelakuan yang tidak baik. Karena itu, kamu sebagai orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasih-Nya,kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati dan sabarlah kamu terhadap yang lain dan bertekunlah dalam doa, supaya Allah datang memberkati keluargamu,”tegas Humisar.

Usai acara natal, Pendeta Siahaan sebagai Gembala sidang GBI Jemaat Bukit,  dalam sambutannya mengucapkan  terima kasih kepada pengurus PJKD, jemaat dan para tamu undangan lainnya  yang hadir dalam acara tersebut.***(Red).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here