Jalan Rusak Parah, PJKD Dan Kompasriau Tetap Hadiri Natal Di Basilam Baru

0
199

FB_IMG_1513907370394Dumai, kompasriau-Walaupun jalan rusak parah berlubang digenangi lumpur dan licin menuju Gedung GBI Pantang Mundur di Kelurahan Basilam Baru, Kecamatan Sungai Sembilan, namun  Ibadah Perayaan Natal GBI Jemaat Pantang Mundur, tetap berlangsung sukses dan penuh sukacita, dimulai pukul 18.30 Wib s/d pukul 10.00 Wib, Kamis (21/12/2017).

Penasehat Persekutuan Jemaat Khrismatik Dumai (PJKD), Pendeta Sihol Sitanggang, Ketua PJKD, J.Y Sianturi, S.Th, Pendeta Pasaribu dari GBI Lubuk Gaung dan Pemimpin Redaksi FB_IMG_1513907770139(1)Kompasriau.com (Pemred), T.Sitompul mengeluhkan kondisi jalan rusak parah menuju Gedung GBI Panjang Mundur, karena kondisi rusak parah berlubang digenangi lumpur dan licin.

Jalan utama menuju Gedung Perayaan Natal GBI Jemaat Pantang Mundur sekitar 4 KM ini sangat sulit dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. Kendaraan pemimpin Redaksi kompasriau malam sekira pukul 20.00 Wib harus hati-hati melalui jalan yang ruas jalan berlubang digenangi lumpur dan sangat licin. Namun demikian, rombongan dari kota Dumai, Ketua PJKD, Pendeta J.Y.Sianturi, Pendeta Pasaribu dan Peminpin Redaksi Kompasriau, Pendeta Gomgom Sitanggang tetap berupaya untuk menghadiri perayaan GBI Jemaat Pantang Mundur, penuh sukacita, karena kepedulian jemaat GBI Pantang Mundur langsung datang memakai 5 sepeda motor untuk memjemput rombongan kendaraan Kompasriau.

Penasehat PJKD, Pendeta Sihol Sitanggang dalam khotbahnya mengatakan,”Jagalah Hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan” (Amsal 4:23).

“Buanglah mulut serong dari padamu dan jauhkanlah bibir yang dolak-dalik dari padamu yang selalu menyakiti orang lain,”tegas Pendeta Sihol Sitanggang kepada jemaat.

Salomo berkata dalam Amsal 17: 22: Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.

“Tadi bapak Sitompul untuk datang ke acara natal ini sangat sulit untuk melalui jalan rusak dan licin itu. Bisa tadi Pak Sitompul pulang dari tengah jalan, dengan alasan jalan rusak parah, tidak bisa dilalui kendaraannya dan mengirimkan sms kepada kita, jalan tidak bisa dilalui kendaraannya, kami harus pulang dari tengah jalan. Tetapi Pak Sitompul tetap berusaha untuk datang ke acara ini dengan hati gembira, karena hati yang gembira adalah obat yang manjur,”tegas Pendeta Sihol Sitanggang.

Lanjutnya, dalam kolose 3: 23-24-25 tertulis: Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hambah-Nya. Barangsiapa berbuat kesalahan, ia akan menanggung kesalahannyanya itu, karena Tuhan tidak memandang orang.

“Biarlah matamu memandang terus ke depan dan tatapan matamu tetap ke muka, karena pandangan mata bisa menodai seluruh tubuhmu dan mencemari hatimu. Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, jauhkanlah kakimu dari kejahatan. Tetapi segala sesuatu yang kamu lakukan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah,”pesan Pendeta Sihol Sitanggang kepada jemaat.

Perayaan Natal GBI Pantang Mundur, dihiasi penyerahan bingkisan tali asih dari Pemimpin Redaksi Kompasriau.com.

Tali asih yang diberikan oleh T.Sitompul, merupakan bentuk ikatan kasih natal dan bentuk kepedulian kepada keluarga Pendeta Sihombing Gembala Sidang GBI jemaat Pantang Mundur di Kelurahan Basilam Baru.

“Nilainya tidak seberapa, namun bingkisan tali asih ini merupakan ungkapan hati berbagi kasih natal. Tadi saya saat mau berangkat ke acara natal ini, dalam hati saya bertanya, apa sih yang akan saya bawa ke gereja GBI Pantang Mundur,”ungkap T.Sitompul, sebelum menyerahkan bingkisan berbagi kasih natal kepada Keluarga Pendeta Sihombing.

Pendeta Sihombing,  dalam sambutannya mengucapkan  terima kasih kepada penasehat, pengurus PJKD, jemaat dan para tamu undangan lainnya  dari gereja tetangga yang hadir dalam acara natal tersebut.***(Agustina/Nelson).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here