Manager Operasional Terkesan Tertutup Soal Nilai Anggaran Proyek Jembatan Lingkar Sungai Dumai

0
334

Dumai, kompasriau-Manager Operasional pelaksana proyek jembatan lingkar di pelabuhan sungai Dumai, terkesan enggan dan tertutup soal nilai anggaran proyek.

Alasan ini dikemukakan berangkat dari konfirmasi singkat yang dilayangkan awak media ini kepada Andika, selaku manager operasional proyek PT Brantas Abipraya tidak meresponnya atau tidak dikemukakannya.

Terkait nilai anggaran yang digelontorkan Pelindo I untuk lanjutan proyek jembatan ringroad ini juga pernah dikonfirmasi awak media ini kepada Djarwo, selaku pihak yang lebih berkompeten dalam perusahaan Brantas Abipraya, namun juga terkesan tertutup pada media ini.

Memang, soal anggaran proyek lanjutan jembatan sungai Dumai ini pernah dirilis media ini setelah dikemukakan oleh Aidil selaku pihak konsultan pengawas proyek, yakni sebesar Rp 57 miliar lebih.

Hanya saja Aidil tidak secara valid menyatakan berapa sesungguhnya total nilai anggaran proyek lanjutan tersebut, apalagi pelaksanaan pekerjaan proyek tidak tuntas sesuai kontrak, maka nilai anggaran untuk proyek ini patut menjadi pertanyaan publik.

Memang menjadi sebuah fenomena soal anggaran proyek di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini karena publik sulit mengawasi.

Hal tersebut karena suatu proyek di lingkungan BUMN diantaranya Pelindo tidak keharusan membuat papan pengumuman atau papan proyek soal nilai anggaran maupun volume proyek karena ada aturan tersendiri bagi BUMN apabila anggaran proyek tersebut dipakai dari pos anggaran BUMN itu sendiri.

Hal ini lah yang dinilai publik menjadi fenomena di lingkungan BUMN. ruang kesempatan untuk ketidak transfaran soal anggaran, volume dan pelaksanaan proyek cukup terbuka bagi owner dan kontraktor pelaksana proyek.

Berbeda apabila pihak BUMN memakai atau mempergunakan anggaran dari Penerintah untuk suatu proyek BUMN, maka pihak kontraktor wajib membuat papan pengumuman di lokasi proyek sehingga publik dapat mengakses atau mengawasi jalannya proyek.

Sementara itu, informasi diperoleh crew media ini, bahwa anggaran puluhan miliar yg digelontorkan pada proyek lanjutan jembatan sungai Dumai ini berasal dari pos anggaran pelindo I.

Hanya saja, secara resmi pihak pelaksana proyek PT Brantas Abipraya yang notabene juga perusahaan BUMN ini terkesan tertutup kepada media soal jumlah anggaran proyek tersebut.***(Tambunan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here