Darwin Joon Viker Diminta Kembalikan Surat Tanah Seorang Janda Miskin

0
186
Jpeg

Dumai,kompasriau– Salah seorang janda miskin Tio Ida Panggabean, yang beralamat di Jalan Wahidin N0: 30, Kelurahan Bintan, Kecamatan Dumai Kota, meminta kepada Darwin Joon Viker, yang beralamat di Jalan Sutomo N0: 10, Rt. 03, Kelurahan Teluk Binjai, untuk mengembalikan surat tanah almarhum Muller Sitompul suaminya Tio Ida Panggabean.

Pasalnya, bahwa setelah Muller Sitompul meninggal dunia, Tio Ida Panggabean mengaku tidak mampu lagi membayar bunga pinjaman 10% sebesar Rp.50.000.000,-, karena dirinya seorang janda miskin yang memiliki rumah tidak layak huni di Jalan Wahidin, Kelurahan Bintan, yang surat tanah rumahnya  ditahan Darwin Joon Viker.

“Keluarga kami sudah berulang kali mendatangi rumah Darwin Joon Viker yang berada di Jalan Sutomo, tapi Darwin Joon Viker selalu tidak berada di rumahnya. Oleh karena itu, saya mohon kepada  kompasriau untuk membuat berita ini di kompasriau, karena Darwin Joon Viker meminta bunga pinjaman kepada kami 10%, yaitu sebesar Rp. 50.000.000,-, padahal uang pinjaman kami hanya tinggal Rp. 300.000,-,”keluh Tio Ida Panggabean di kantor kompasriau dengan nada sedih sambil menangis bermohon kepada Pemimpin Redaksi kompasriau, Selasa (9/1/2017).

Menurut Tio Ida, bahwa pada tanggal 9 Januari 2018, pihaknya dari keluarga Muller Sitompul sudah membuat surat permohonan kepada Lurah Bintan untuk membantu mediasi dalam permasalahan surat tanah tersebut dan memohon kepada Lurah Bintan untuk mengundang Darwin Joon Viker ke kantor Lurah Bintan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pak Lurah Bintan dan pak Lurah Teluk Binjai, karena pak Lurah langsung respons surat permohonan kami tadi siang. Pak Lurah Bintan mengatakan kepada saya, dalam waktu dekat pak Lurah Bintan akan mengundang Darwin Joon Viker untuk mediasi,”ujar Tio Ida.

Lebih lanjut Tio Ida Panggabean menuturkan, bahwa pada tahun 2000, suaminya almarhum Muller Sitompul pernah meminjam uang sebesar Rp 4.000.000,- (empat juta rupiah) dari orang tuanya Darwin Joon Viker, yaitu al-marhumah Ibu Esli Br Nainggolan, dengan agunan surat tanah kami yang terletak di Jalan Wahidin, Kelurahan Bintan, Dumai Kota.

Kemudian Muller Sitompul sudah mengangsur uang pinjaman tersebut pertama kali sebesar Rp. 1.300.000,-, selanjutnya dibayar lagi secara bertahap sebesar Rp 2.400.000,- kepada orang tuanya Darwin Joon Viker, yang disaksikan pegawainya Ibu Esli Br Nainggolan.

Bahwa setelah Muller Sitompul meninggal dunia dan orang tua Darwin Joon Viker meninggal Dunia, kemudian Tio Ida Pangabean bersama anaknya pergi ke rumah Darwin Joon Viker, untuk meminta kembali surat tanah tersebut, karena uang yang pinjam Muller Sitompul Alm dari al-marhumah Ibu Esli Br Nainggolan hanya tinggal Rp. 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) yang belum kami bayar.

“Tetapi, Darwin Joon Viker meminta bunga pinjaman 10% kepada saya sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah). Setelah mendengar nilai uang sebesar Rp 50.000.000,- itu, saya langsung pinsan di rumah Darwin Joon Viker,”ungkap Tio Ida dengan nada sedih.

Untuk diketahui, sejak tahun 2017, keluraga Tio Ida Panggabean termasuk wartawan kompasriau sudah berulang kali mendatangi Darwin Joon Viker di kediamannya yang berada di Jalan Sutomo, namun, Darwin Joon Viker selalu tidak berada di kediamannya.

Begitu juga wartawan kompasriau sudah berulang kali untuk menenui Darwin Joon Viker di kediamannya di Jalan Sutomo No: 10, kota Dumai, namun tidak berhasil. Ketika dihubungi nomor telepon genggamnya dengan nomor 0812775138….., 0821720314…. dan nomor 0812759560…., namun hingga saat ini belum ada jawaban.

Bahkan wartawan kompasriau sudah berulang kali mengirimkan kabar ini ke WhatsApp milik Darwin Joon Viker, namun hingga saat ini tidak ada tanggapannya.***(J.K.Situmeang).

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here