2,1 Kg Narkotika Jenis Sabu Diduga Asal Malaysia

0
90

Dumai, kompasriau– Kepala Kepolisian Resot Dumai, AKBP Restika P.Nainggolan mengucapkan terimakasih kepada petugas BC Dumai yang sudah berkoordinasi terkait pengungkapan narkotika jenis sabu-sabu yang diduga melibatkan jaringan internasional tersebu.

Dimana petugas Polres Dumai bersama petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Dumai, Selasa (9/1/2018),  berhasil mengamankan narkotika jenis sabu dengan berat kotor sebanyak 2,1 Kg, di Pelabuhan Penumpang Pelindo Dumai.

Petugas mengamankan barang haram itu beserta dua orang pelaku masing-masing berinisial CF dan SB sebagai kurir untuk mengantar narkotika jenis sabu diduga asal Malaysia menuju Indonesia.

“Penangkapan terhadap pelaku berawal dari adanya gerak gerik yang mencurigakan dari pelaku CF dari Kepulauan Meranti, tiba di Pelabuhan Penumpang Pelindo Dumai ketika dilakukan pemeriksaan petugas ditemukan barang haram tersebut,”ujar Kepala KPPBC Dumai Adhang Nugroho didampingi Kapolres Dumai AKBP Restika Pardamean Nainggolan SIK, Kamis (11/01/2018).

Pelaku CF membawa narkotika diduga sabu sabu tersebut dengan modus disimpan dalam tas baju pelaku dengan cara digulung menggunakan baju pelaku.

“Pengakuan pelaku CF bahwa dirinya membawa narkotika jenis sabu itu dari Johor, Malaysia menuju Kepulauan Meranti menggunakan kapal nelayan muatan garam lalu dibawa ke Dumai untuk dibawa ke Aceh,”ujar Adang.

Terkait kasus itu, petugas KPPBC Dumai langsung berkoordinasi dengan Polres Dumai melakukan pengembangan atas penyelundupan sabu tersebut diduga tidak dilakukan sendiri oleh pelaku CF.

Kapolres Dumai mengatakan, bahwa barang yang dibawa pelaku CF akan diserahkan kepada seseorang berinisial SB diketahui warga asal Aceh.

“Tak butuh waktu lama, akhirnya pelaku berinisial SB kita amankan di loket Po Bus Makmur Jalan Kelakap Tujuh Kota Dumai yang mana yang bersangkutan setelah menerima barang tersebut dari CF akan berangkat ke Medan dan selanjutnya ke Aceh bersama pelaku.***(Rudy)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here