Sabungan Laporkan Dugaan Pelanggaran Hak Asasi Manusia

0
366

Pekanbaru,kompasriau-Mantan Kepala Sub Seksi Penanganan Sengketa Konflik dan Perkara kantor Pertanahan kota Dumai, Sabungan Doloksaribu, Selasa (16/1/2018),melaporkan dugaan pelanggaran hak asasi atas hak pensiun yang belum diterima ke Jenderal Hak Asasi Manusia Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Pasalnya, hingga saat ini, Sabungan Doloksaribu belum mendapat gaji pensiunnya,kendati Sabungan Doloksaribu telah pensiun sejak bulan Oktober 2017 lalu.

“Saya sudah layangkan surat laporan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, karena sejak saya pensiun dari bulan Oktober 2017, sampai saat ini, saya belum pernah mendapat gaji pensiun, padahal usulan pengajuan surat keputusan pensiun saya, sudah dikirim ke kantor wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Riau oleh kantor Pertanahan kota Dumai, pada tanggal 22 Mei 2017, tapi sampai saat ini, saya belum pernah menerima surat apapun dari kantor wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Riau maupun dari kantor Pertanahan kota Dumai terkait surat keputusan pensiun saya itu,”urai Sabungan sebagai Penasehat organisasi Keluarga Masyarakat Batak (IKMBD) itu kepada Pemred kompasriau.com, Jumat (19/1/2018).

Menurut Sabungan, semenjak dirinya diangkat menjadi pegawai negeri sipil berdasarkan surat keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Riau, pada tanggal 24 Agustus 1987, sampai dengan bulan September 2017, Sabungan Doloksaribu sudah melaksanakan seluruh kewajibannya sebagai pegawai negeri sipil di lingkungan kantor Pertanahan kota Dumai.

“Tetapi sampai saat ini, kenapa keluarga saya belum mendapat atau menikmati gaji pensiun saya, sementara seluruh kewajiban saya, sudah saya tunaikan,”sebut Sabungan.

Menurut Sabungan Doloksaibu, ada 5 orang bersama dia di lingkungan kantor wilayah badan Pertanahan Nasional Provinsi Riau yang mengajukan pensiun dan salah seorang E.Siahaan yang satu kantor dengan Sabungan Doloksaribu sudah menerima surat keputusan pensiunnya, padahal pensiunnya jatuh pada bulan Januari 2018.

“Tetapi kenapa saya yang sudah pensiun sejak bulan Oktober 2017, sampai saat ini, keluarga saya belum juga menikmati gaji pensiun,”keluh Sabungan Doloksaribu.

Oleh karena itu, Sabungan Doloksaribu memohon kepada Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia untuk melakukan penyelidikan terhadap dugaan adanya pelanggaran terhadap hak asasi atas hak pensiun Sabungan Doloksaibu yang telah melaksanakan seluruh kewajibannya sebagai Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Kantor Pertanahan kota Dumai.

Kepala Kantor Pertanahan kota Dumai,Hartoyo Pasirin Sakimin,SH, belum berhasil ditemui awak media ini,guna konfirmasi terkait hal tersebut,  karena ketika hendak ditemui di kantornya, Jumat (19/1/2018), menurut Security, Kepala Kantor Pertanahan kota Dumai sedang menghadiri acara di kantor kanwil Pekanbaru.

“Bapak Kepala Kantor sedang menghadiri acara di kanwil Pekanbaru,”ujar Security Basir kepada tim kompasriau. Namun berdasarkan data-data dan informasi akurat yang berhasil di himpun tim kompasriau.com di kantor Imigrasi Dumai, bahwa kepala kantor Pertanahan kota Dumai dan seksi-seksi berangkat ke Negara Malaysia. Ketika hal itu dikonfirmasi via telepon genggam kepada Kepala Kantor Pertanahan kota Dumai, hingga berita ini dimuat belum ada penjelasan.***(J.S).

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here