Pemko Dumai Rapat Evaluasi Pasca Penempatan Kembali Pedagang Pasar

0
197

HUMAS tgl 28 Jan 18 2Dumai,kompasriau-Pemerintah Kota Dumai, Jum’at (25/1/ 2018 ), pukul 09.30 WIB, di Ruang Rapat Media Center Kota Dumai, mengadakan Rapat Evaluasi Tim Terpadu pasca penempatan kembali pedagang Pasar Dock Yard ke Pasar Kelakap Tujuh, kota Dumai.

Rapat dipimpin oleh Sekdako Dumai, M. Nasir dan dihadiri sekitar 30 orang dari instansi terkait yang tergabung dalam Tim Terpadu pemindahan pasar.

Humas Pemko Tgl 28 Jan 18Dalam rapat tersebut, Sekdako Dumai, M.Nasir menyampaikan terkait pasca pemindahan kembali para pedagang pasar Dock yang berjualan di sepanjang Jalan M.H Thamrin ke Pasar Kelakap Tujuh kota Dumai.

Menurut Sekdako, banyak hal yang harus disiapkan oleh seluruh instansi yang tergabung di dalam Tim Terpadu. Pertama, yaitu mengenai pemenuhan sarana dan prasarana di Pasar Kelakap Tujuh. Pada saat ini akses jalan keluar dan masuk sudah kita siapkan. Disdag sebagai leading sektor juga diharapkan dapat mengakomodir para pedagang untuk berjualan di Pasar Kelakap Tujuh.

HUMAS Tgl 28 Janu 3Pada kesempatan itu, Kadis Prindag Kota Dumai mengatakan, bahwa di Pasar Kelakap Tujuh ada 403 lapak berjualan. Pedagang yang aktif dan telah mendaftar ulang sebanyak 192 pedagang. Namun yang aktif berjualan hingga hari ini tinggal 162 pedagang di 12 blok.

Selain itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) kota Dumai, juga telah melakukan koordinasi kepada para agen ikan dan agen sayur agar dapat membongkar dagangannya disana untuk menarik pedagang dan pembeli berbelanja di Pasar Kelakap Tujuh.

“Kami juga telah melakukan beberapa solusi seperti membuat pasar murah bekerjasama dengan perusahaan yang ada di Kota Dumai. Mengundang pihak EO pasar malam disana untuk mengundang masyarakat datang kesana. Menghimbau ASN untuk berbelanja kesana. Membuat promosi di media sosial. Kita harus mengambil langkah-langkah serius, karena Senin besok tanggal 28 Januari 2018 mereka mengancam akan keluar apabila pemerintah tidak menindak pasar tandingan dan membuat pembeli enggan berbelanja ke Pasar Kelakap Tujuh,”ungkap Zulkarnaen.

Pada kesempatan itu, Kasatpol PP kota Dumai, Bambang  berharap agar pemerintah segera menginventarisir pasar yang ada di Dumai.

“Kami juga akan mendata pedagang kaki lima yang berjualan di sepanjang jalan ombak untuk dipindahkan berjualan di pasar Kelakap Tujuh,” ujar Bambang

Kajari Dumai, Mat Perang Yusuf,SH.MH  mengatakan, “Ketika kita melaksanakan eksekusi, kita harus lihat apa peraturan yang bisa kita tegakkan disitu. Pasar Gedang tidak punya IMB. Dinas perizinan juga mengklaim tidak pernah mengeluarkan izin IMB pasar Gedang. Dari situ saja kita bisa dengan serta merta mengeksekusi pasar Gedang. Agar Pemko sesegera mungkin menyiapkan perwako mengenai pasar, agar Pemko tidak dipersalahkan usai pemindahan pasar,”saran Kajari Dumai.

Turut hadir dalam rapat tersebut,  petugas  Polsek Dumai Barat ,disperkim,Kadis pedagang, anggota DPRD, perwakilan Pertamina, patra dock niaga dan Forkopimda.***(Infotorial/Humas)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here