Kejari Pekanbaru Eksekusi Terpidana Kasus Korupsi

0
118

Pekanbaru,kompasriau-Tim gabungan dari Kejaksaan Negeri Pekanbaru beserta Kejaksaan Tinggi Riau, Selasa (30/1/2018) kembali eksekusi seorang terpidana kasus korupsi Dana Pengembangan Teknologi Persampahan di TPA Muara Fajar, Rumbai Pekanbaru.

Informasi yang yang dihimpun kompasriasu menyebutkan, bahwa sampai saat ini sudah ada 2 (dua) orang terpidana yang ditangkap, dalam kasus serupa.

Penangkapan tersebut adalah akumulasi dari proses hukum yang telah dilakukan oleh tim Kejari Pekanbaru, dan eksekusi dilakukan kepada Abdul Qohar, selaku Mantan Kepala Seksi Penampungan Sampah pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru.

Abdul Qohar juga pada saat itu, yakni sesaat kasus mulai bergulir, beliau merangkap tugas sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Pekanbaru, Azwarman SH menuturkan, bahwa yang bersangkutan atas nama Abdul Qohar telah dieksekusi oleh Tim Gabungan pada saat sedang berada di Warung Kopi, yang berlokasi di Daerah Kecamatan Rumbai.

Setelah dieksekusi, Abdul Qohar kemudian dibawa ke Kantor Kejaksaan Negeri Pekanbaru, guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Sekitar pukul 10.00 WIB pagi tadi,  Tim kita dari unsur Kejari Pekanbaru dan Kejati Riau telah melakukan eksekusi badan terhadap terpidana korupsi bernama Abdul Qohar, kasusnya sama dengan terpidana yang sebelumnya juga telah dieksekusi, atas nama H Maiyulis Yahya.

Sebagai bahan rujukan, bahwa total proyek yang menjadi permasalahan sampai pada saat ini, senilai Rp 450 juta, tentunya dengan dieksekusi atas nama Abdul Qohar, artinya masih ada 3 (tiga) orang lagi yang bakal diambil langkah yang sama,”tutur Azwarman.

Azwarman selaku bagian dari Tim Kejaksaan Negeri Pekanbaru berharap agar secepatnya menyerahkan diri. “Kita minta mereka kooperatif dan segera menyerahkan diri sebelum tim mendatangi yang bersangkutan,”tutup Jaksa Pidsus Kejari Pekanbaru. Terpidana kasus korupsi tersebut dieksekusi berdasarkan Putusan Mahkamah Agung (MA) RI nomor 924 K/Pidsus/20w4, tertanggal 25 Februari 2014.

Abdul Qohar maupun H Maiyulis Yahya dijerat dengan Hukuman 1 (satu) tahun Penjara dan denda sebesar Rp 50 juta, Subsider 1 (satu) bulan Kurungan Penjara.

Azwarman selaku Jaksa Pidsus Kejari Pekanbaru juga menyebutkan, bahwa perkara yang bergulir semenjak tahun 2009 yang lalu tetap masih berjalan. Beberapa orang lagi yang direncanakan dieksekusi dalam perkara ini, Nama-Namanya antara lain : Edi Yanto, Zainal Arifin dan Rudi Hermanto.***(Larshen Yunus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here