KSOP Kelas I Dumai Hentikan Kegiatan Pengisian BBM Ke Kapal Dengan Menggunakan Mobil Tangki

0
650
Jpeg

Dumai,kompasriau-Berdasarkan Permen ESDM Nomor.16 tahun 2011 dan telegram Direktur Jenderal Perhubungan Laut nomor: 65/VI/DN-17 tentang larangan kegiatan pengisian bahan bakar minyak (BBM) ke kapal, Kepala Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Dumai, Capt Jonggung Sitorus MM, sejak tanggal 05 Pebruari 2018, menghentikan pelaksanaan kegiatan pengisian BBM ke kapal-kapal dengan menggunakan mobil tangki di Dermaga.

“Sesuai dengan hasil rapat koordinasi kepelabuhanan tertanggal 02 Pebruari 2018 di KSOP Dumai, yang dihadiri oleh pihak PT Pelindo I Cabang Dumai, Kapolres Dumai, Dishub kota Dumai, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Dumai, DPC Insa, Badan usaha pemegang surat usaha niaga umum dan juga badan usaha sebagai penyalur BBM, kita sepakati untuk menghentikan kegiatan pengisian BBM ke kapal-kapal dengan menggunakan mobil tangki di dermaga,”terang Capt Jonggung kepada awak media ini diruang kerjanya hari ini, Senin (05/2/2018).

Lebih lanjut Capt. Jonggung menegaskan, pengisian BBM ke kapal-kapal hanya dapat dilakukan oleh badan usaha yang telah memiliki surat keterangan penyalur/mobile bunker Agent (MBS) dari Kementerian ESDM.

Badan usaha penyalur tersebut, di dalam melakukan pengisian BBM ke kapal-kapal wajib mengunakan kapal/tongkang minyak yang disebutkan dalam surat keterangan penyalur.

Pengisian BBM ke kapal-kapal dengan menggunakan kapal/tongkang minyak dilaksanakan di perairan atau area labuh yang telah ditetapkan setelah mendapat surat persetujuan pengawasan kegiatan pengisian Bahan Bakar Minyak dari KSOP Kelas I Dumai.

Dalam hal karena sesuatu keadaan tertentu, pengisian BBM ke kapal-kapal tidak dapat dilakukan di perairan, maka pengisian BBM dapat dilakukan di dermaga setelah mendapat persetujuan dari BUP/TERSUS, untuk selanjutnya diteruskan kepada KSOP Kelas I Dumai untuk mendapat surat persetujuan kegiatan pengawasan pengisian BBM.

“Jadi kita menghentikan pelaksanaan kegiatan pengisian BBM itu ke kapal-kapal dengan menggunakan mobil tangki di dermaga, setelah adanya rapat koordinasi dengan instansi terkait di kota Dumai, pada tanggal 02 Pebruari 2018, termasuk pihak badan usaha sebagai penyalur BBM di Dumai  ikut dalam rapat tersebut,”ujar Capt Jonggung.

Seperti dikabarkan media ini sebelumnya, bahwa pihak PT Pelindo I Cabang Dumai melarang Kapal TB Kencana IV sandar di Dermaga C Pelindo I Cabang Dumai dengan alasan hasil rapat. Sementara hasil rapat yang menjadi alasan pihak PT Pelindo I Cabang Dumai untuk melarang kapal TB Mitra Kencana IV hanya disampaikan secara lisan kepada pengusaha jasa supplier.

Menurut  Kepala Cabang PT Dahlia Bina Utama, Yulius SH.MH, bahwa  kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Dumai telah mengeluarkan izin sandar kapal TB Mitra Kencana di Dermaga C PT Pelindo I Cabang Dumai, yang ditandatangani oleh Kabid Keselamatan Berlayar, Penjagaan Dan Patroli Kasi Penjagaan, Patroli Dan Penyelidikan.

 “Pada prinsipnya, bahwa kapal TB Mitra Kencana IV disejutui oleh Kesyabandaran Dan Otoritas Pelabuhan Dumai untuk bersandar di Dermaga C PT Pelindo I Cabang Dumai, tetapi kenapa pihak PT Pelindo I Cabang Dumai melarang kapal TB Mitra Kencara IV sandar di Dermaga C. Lalu apa dasar hukum pihak PT Pelindo Dumai melarang kapal TB Mitra Kencana IV sandar di Dermaga C,”ungkap Yulius kepada awak media ini, Jumat (2/2/2018).

Selain itu,  menurut Yulius, bahwa kapal TB Mitra Kencana IV sudah mendapat izin oleh gerak dari kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Dumai dengan surat  izin oleh gerak nomor: KSOP Dumai/747/I2017 tentang peraturan bandar 1925, PP nomor: 5 tahun 2010 tentang kenavigasian dan Permen Hub nomor: 36 tahun 2012 tentang perubahan atau peraturan Menteri nomor: KM 65 tahun 2012 tentang organisasi dan tata cara kerja kantor kesyahbadaran dan otoritas Pelabuhan.

“Persetujuan olah gerak ini diberikan kepada perusahaan kami jasa angkutan, pada tanggal 31 Januari 2018, yang ditanda tangani oleh kabid keselamatan berlayar, penjagaan dan patroli kesyahbandaran Dumai, tetapi pihak PT Pelindo I Dumai seakan-akan tidak mau tau dengan izin yang dikeluarkan oleh pihak KSOP Dumai sebagai administrator pelabuhan yang ada di Dumai,”ujar Yulius*** (JK.Situmeang/Rudi Hartono).

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here