Yulius, SH.MH Akan Gugat Surat Edaran KSOP Kelas I Dumai Di PN Dumai

0
453
Jpeg

Dumai,kompasriau-Kepala Cabang PT Dahlia Bina Utama, Yulius, SH. MH akan mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Dumai soal surat edaran nomor:UM.002/02/23/KSOP Dumai-2018 tentang pengisian bahan bakar minyak (BBM) ke kapal-kapal di Pelabuhan Dumai.

Pasalnya menurut Yulius, bahwa surat edaran  tertanggal 5 Pebruari 2018 tentang  pengisian BBM ke kapal-kapal  dengan menggunakan mobil tangki di Pelabuhan Dumai tidak sesuai dengan isi Permen ESDM nomor: 16 Tahun 2011 tentang kegiatan penyaluran bahan bakar minyak.

“Saya tidak sependapat dengan kepala kantor Kesyahbandaran dan otoritas Pelabuhan Dumai soal mobil tangki dilarang mengisi BBM ke kapal-kapal di Pelabuhan Dumai, karena di dalam isi peraturan perundang-undangan itu tidak ada disebutkan melarang mobil tangki mengisi BBM ke kapal-kapal di dermaga. Oleh karena itu, besok saya akan mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Dumai soal surat edaran kepala KSOP Dumai itu,”ungkap Yulius kepada awak media ini, hari ini Senin (05/2/2018).

Dikatakan Yulius, hanya berbekal  alasan hasil rapat koordinasi kepelabuhanan dan telegram Direktur  Jenderal Perhubungan laut, kepala kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Dumai membuat surat edaran untuk menghentikan kegiatan pengisian BBM ke kapal-kapal dengan menggunakan mobil tangki di dermaga.

“Kami penyalur BBM sangat kecewa dengan keluarnya surat edaran Kepala KSOP Dumai itu, karena tidak tertutup kemungkinan, bahwa mobil tangki dilarang mengisi BBM  ke kapal-kapal disinyalir sarat dengan kepentingan dan bukan untuk kebutuhan yang sesuai dengan aturan perundang-undangan,”kritik Yulius mengahiri ucapannya.

Untuk diketahui, bahwa Kepala Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Dumai, Capt Jonggung Sitorus  MM, sejak tanggal 5 Pebruari 2018 telah menghentikan pelaksanaan kegiatan pengisian BBM ke kapal-kapal dengan menggunakan mobil tangki di Pelabuhan Dumai.

“Sesuai dengan hasil rapat koordinasi kepelabuhanan tertanggal 02 Pebruari 2018 di KSOP Dumai, yang dihadiri oleh pihak PT Pelindo I Cabang Dumai, Kapolres Dumai, Dishub kota Dumai, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Dumai, DPC Insa, Badan usaha pemegang surat usaha niaga umum dan badan usaha sebagai penyalur BBM, kita sepakati untuk menghentikan kegiatan pengisian BBM ke kapal-kapal dengan menggunakan mobil tangki di dermaga,”terang Capt Jonggung kepada awak media ini diruang kerjanya di hadapan sejumlah aparat penegak hukum di kota Dumai, hari ini Senin (05/2/2018).

Lebih lanjut Capt. Jonggung menegaskan, pengisian BBM ke kapal-kapal hanya dapat dilakukan oleh badan usaha yang telah memiliki surat keterangan penyalur/mobile bunker Agent (MBS) dari Kementerian ESDM.

Badan usaha penyalur tersebut, di dalam melakukan pengisian BBM ke kapal-kapal wajib mengunakan kapal/tongkang minyak yang disebutkan dalam surat keterangan penyalur.

Pengisian BBM ke kapal-kapal dengan menggunakan kapal/tongkang minyak dilaksanakan di perairan atau area labuh yang telah ditetapkan setelah mendapat surat persetujuan pengawasan kegiatan pengisian Bahan Bakar Minyak dari KSOP Kelas I Dumai.

Dalam hal karena sesuatu keadaan tertentu, pengisian BBM ke kapal-kapal tidak dapat dilakukan di perairan, maka pengisian BBM dapat dilakukan di dermaga setelah mendapat persetujuan dari BUP/TERSUS, untuk selanjutnya diteruskan kepada KSOP Kelas I Dumai untuk mendapat surat persetujuan kegiatan pengawasan pengisian BBM.

“Kita melaksanakan peraturan pemerintah, setelah adanya rapat koordinasi dengan instansi terkait di kota Dumai, pada tanggal 02 Pebruari 2018, termasuk pihak badan usaha sebagai penyalur BBM di Dumai  ikut dalam rapat tersebut,”ujar Capt Jonggung.***(JK.Situmeang).

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here