Surat Edaran KSOP Kelas I Dmi-2018 Tentang Pengisian BBM Ke Kapal-Kapal Di Pelabuhan Dumai

0
490

Dumai. Merujuk: Undang-Undang Nomor: 17 tahun 2008 tentang pelayaran pasal 90 tentang tugas BUP untuk penyediaan dan pelayanan pengisian bahan bakar.

Undang-Undang nomor: 17 tahun 2008 tentang pelayaran pasal 94 tentang kewajiban BUP untuk menjaga keamanan, keselamatan dan ketertiban fasilitas pelabuhan yang dioperasikan.

Undang-Undang nomor: 17 tahun 2008 tentang pelayaran pasal 216 tentang kewajiban kapal-kapal yang melakukan bongkar muat barang berbahaya untuk mendapatkan persetujuan dari Syahbandar.

Undang-Undang nomor: 17 tahun 2008 tentang pelayaran pasal 416 tentang persyaratan pengangkutan barang berbahaya.

Permen ESDM nomor: 16 tahun 2011 tentang kegiatan penyaluran bahan bakar minyak dan telegram direktur Jenderal Perhubungan Laut nomor: 65/VI/DN-17 tentang larangan kegiatan pengisian bahan bakar minyak ke kapal-kapal dengan mobil tangki di dermaga.

Sesuai dengan hasil rapat koordinasi kepelabuhanan tertanggal 02 Pebruari 2018 di kantor Syahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Dumai, yang dihadiri oleh pihak PT Pelindo I Cabang Dumai, Kapolres Dumai, Dishub kota Dumai, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Dumai, DPC Insa, Badan usaha pemegang surat usaha niaga umum dan badan usaha sebagai penyalur BBM, telah disepakati untuk menghentikan kegiatan pengisian BBM ke kapal-kapal dengan menggunakan mobil tangki di dermaga.

Rujukan tersebut diatas dibacakan  Kepala Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Dumai, Capt Jonggung Sitorus, MM di ruang kerjanya dihadapan tim kompasriau.com dan sejumlah aparat penegak hukum di kota Dumai, Senin (05/2/2018).

Lebih lanjut Capt. Jonggung menjelaskan, pengisian BBM ke kapal-kapal hanya dapat dilakukan oleh badan usaha yang telah memiliki surat keterangan penyalur/mobile bunker Agent (MBS) dari Kementerian ESDM.

Badan usaha penyalur tersebut, di dalam melakukan pengisian BBM ke kapal-kapal wajib mengunakan kapal/tongkang minyak yang disebutkan dalam surat keterangan penyalur.

Pengisian BBM ke kapal-kapal dengan menggunakan kapal/tongkang minyak dilaksanakan di perairan atau area labuh yang telah ditetapkan setelah mendapat surat persetujuan pengawasan kegiatan pengisian Bahan Bakar Minyak dari KSOP Kelas I Dumai.

Dalam hal karena sesuatu keadaan tertentu, pengisian BBM ke kapal-kapal tidak dapat dilakukan di perairan, maka pengisian BBM dapat dilakukan di dermaga setelah mendapat persetujuan dari BUP/TERSUS, untuk selanjutnya diteruskan kepada KSOP Kelas I Dumai untuk mendapat surat persetujuan kegiatan pengawasan pengisian BBM.

“Kita menegakkan peraturan perundang-undangan untuk menjaga, keselamatan dan ketertiban fasilitas pelabuhan. Jadi kita menghentikan kegiatan pengisian bahan bakar minyak ke kapal-kapal dengan menggunakan mobil tangki di dermaga itu, setelah adanya rapat koordinasi dengan instansi terkait di kota Dumai, pada tanggal 02 Pebruari 2018, termasuk pihak badan usaha sebagai penyalur BBM di Dumai  ikut dalam rapat tersebut,”terang Capt Jonggung Sitorus.***(Red).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here